Tabanan Harmoni Festival, Membangun Pariwisata Dalam Keharmonisan dan Kebersamaan

Pariwisata Tabanan
Ket Foto: Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, saat memberikan keterangan perss kepada awak media terkait Tabanan Harmoni Festival.

TABANAN, Kilasbali.com-Mengusung tema “Harmony & Unity” membangun pariwisata daerah dalam keharmonisan dan kebersamaan. Pemkab Tabanan akan menggelar Tabanan Harmoni Festival (THF) pada 26-27 April 2019 di panggung terbuka Garuda Wisnu Serasi Taman Kota Tabanan. Festival ini bersinergi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama Tabanan (FKUB) akan diisi dengan pentas aneka seni budaya dari 6 agama yaitu Hindu, Budha, Protestan, Katholik, Khonghucu dan islam.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos menjelaskan bahwa digelar nya THF bukan saja karena Tabanan berhasil memperoleh Harmony Award namun lebih dari itu kita mesti lebih memaknainya dalam kehidupan sehari-hari. “Dalam keseharian kita, hidup rukun dan berdampingan sudah menjadi komitmen bersama. Sekarang kita akan bergembira tampil bersama di satu panggung dalam nafas seni budaya,” Kata Bupati Eka, Selasa (23/4/2019).

Tabanan Harmoni Festival yang baru pertama kali digelar ini diharapkan menjadi aj ang simakrama, lebih merekatkan tali persaudaraan, wujud kerukunan antar umat beragama, antar etnis dan suku. Melalui pagelaran seni ini dibangun suasana yang makin harmonis, sebagai energy untuk membangun Tabanan yang lebih maju dan berkembang, Tabanan yang Serasi sekaligus ajang ini untuk mempromosikan pariwisata yang sedang tumbuh dan berkembang di masyarakat serta membangkitkan ekonomi kerakyatan. “Mudah-mudahan festival ini makin memperkuat semangat persaudaraan dan saling menghargai, sehingga perbedaan tidak merusak silaturrahmi yang telah kita bangun selama ini,” ujar Bupati.

Ditambahkan, semangat THF seiring dengan semangat falsafah negara kita, Pancasila. Sehingga momentum ini pula dijadikan media untuk Membumikan Pancasila di Tabanan. Membumikan Pancasila bisa dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana, termasuk melalui seni budaya. “Bapak bangsa Bung Karno tegas mengatakan bahwa NKRI ini didirikan semua buat semua, bukan untuk satu golongan semata, namun untuk semua golongan,” tegas Bupati.

Terkait hal ini, dalam THF ini akan diberikan kesempatan kepada kaum millineal untuk ikut ambil bagian mengisi acara. Membumikan Pancasila dikalangan muda ini menjadi penting mengingat menghadirkan nilai-nilai Pancmila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah tugas dan tanggungjawab segenap komponen bangsa, termasuk kepada mereka kalangan millenial. “Kita ketahui, kemajuan teknologi saat ini sudah tidak mungkin dibendung. Kalau tidak diantisipasi dengan baik dapat merusak nilai-nilai Pancasila Semangat kebangsaan harus terus hidup dalam hati generasi muda kita,” tandasnya.

Ditambahkan Bupati Eka, nanti pada THF akan hadir Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang jumlahnya sembilan orang, salah satu anggotanya yaitu Bapak Ma’ruf Amin. Dimana diharapkan nanti pada THF ini Bapak Ma’ruf Amin bisa hadir. Selain itu menurut Bupati Eka, selain akan dihadiri oleh Bandan Pembinaan Ideologi Pancasila, tokoh nasional yang juga Presiden RI ke-5, Ibu Megawati juga akan hadir dalam THF ini. Untuk itu dirinya berharap Tabanan Harmoni Festival ini bisa berjalan dengan sukses. “Dimana dalam THF ini semua agama akan tampil dalam satu panggung, ini sangat luar biasa bisa dibilang ini sebuah miniaturnya Indonesia,” pungkasnya.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, I Made Yasa menjelaskan dipilihnya GWS sebagai tempat pagelaran THF guna lebih mempromosikan GWS sebagai destinasi wisata kota, wisata pedestrian kotaTabanan. Seperti diketahui, GWS adalah panggung terbuka terbesar yang dimiliki Tabanan. Diresmikan setahun lalu, namun masih belum tersosialisasi dengan baik. “Kami sengaja memilih GWS sebagai tempat pagelaran THF dengan tujuan mengenalkan tempat ini sebagai salah satu tujuan wisata kota sebagai tempat rekreasi keluarga disamping pagelaran seni, THF juga menghadirkan pelaku UKM,” kata Yasa. (*KB).