Tahun 2020 Terjadi 1.958 Hektar Penyusutan Lahan Pertanian di Denpasar

Denpasar
Tahun 2020 Terjadi 1.958 Hektar Penyusutan Lahan Pertanian di Denpasar

DENPASAR, Kilasbali.com – Berdasarkan data terbaru tahun 2020, lahan pertanian di Kota Denpasar kini hanya tinggal 1.958 hektar. Sedangkan setahun sebelumnya luas lahan di Denpasar yakni 2.170 hektar.

Plt. Kadis Pertanian Kota Denpasar, AA Bayu Brahmasta, Jumat (27/8/2021) mengatakan dalam setahun (2019-2020) terjadi penyusutan lahan pertanian sebanyak 212 hektar.

“Berdasarkan data terbaru tahun 2020, luas lahan pertanian yang masih tersisa di Denpasar yakni 1.958 hektar,” ucapnya.

Baca Juga:  Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 50 Orang

Namun penurunan ini menurutnya lebih sedikit dibandingkan dua tahun sebelumnya yang menyusut hingga 230 hektar, dimana tahun 2018 lalu, luasan lahan pertanian  yakni 2.400 hektar.

Bayu Brahmasta mengatakan, untuk jumlah petani di Denpasar saat ini 3.122 orang. Dimana 1.177 orang merupakan pemilik dan 1.945 merupakan petani penggarap.

Pihaknya mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk membendung terjadinya alih fungsi lahan. Salah satunya dengan memberikan bantuan traktor ataupun subsidi pupuk lewat Kartu Tani dan juga bantuan benih.

Baca Juga:  BPR Lestari Semakin Digital, Jalin Kerja Sama dengan Investree

Ia menambahkan bantuan kepada petani di Denpasar sebanyak 17.100 kg benih padi sudah diberikan tahun 2021 ini.

Sementara bantuan pupuk NPK non subsidi sebanyak 26.600 kg, serta pupuk organik sebanyak 23 ton.

“Di anggaran perubahan juga akan ada tambahan bantuan pupuk NPK, tapi sekarang masih dalam tahap pembahasan,” pungkasnya.(sgt/kb)