Tahun 2021 Tercatat 5.328 Warga Denpasar sebagai Penerima BLT DD

Denpasar Sosial
Tahun 2021 Tercatat 5.328 Warga Denpasar sebagai Penerima BLT DD

DENPASAR, Kilasbali.com – Pemkot Denpasar kembali menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di tengah pandemi yang masih mewabah hingga saat ini.

Kegiatan yang bersumber dari Dana APBN ini telah memasuki tahap penetapan penerima bantuan melalui Musdes Khusus.

Berdasarkan data resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)  Kota Denpasar, sebanyak 5.328 masyarakat Kota Denpasar yang tersebar di 27 Desa tercatat sebagai calon penerima BLT DD Tahun 2021.

Kadis DPMD Kota Denpasar, IB Alit Wiradana saat dikonfirmasi Rabu (3/2/2021) menjelaskan BLT DD merupakan program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Baca Juga:  Raih Nilai 91,30 Persen, Pemkot Denpasar Masuk 3 Besar Nasional Kota Dengan Nilai MCP Terbaik

Kata dia, adanya bantuan BLT DD ini diharapkan mampu mendukung pemulihan ekonomi di masyarakat.

“Jadi sebelumnya sudah dilaksanakan di tahun 2020, dan untuk tahun anggaran 2021 kembali dilanjutkan oleh pemerintah pusat, khusus untuk Kota Denpasar seluruh Desa sudah melaksanakan Musdes penetapan penerima BLT DD, sehingga dapat dilanjutkan ke tahap validasi data,” jelasnya.

Untuk tahun 2021 pemberian BLT DD didahului dengan pendataan dengan melaksanakan surve lapangan. Hal ini sesuai dengan amanat SE Mendes PDT Nomor 17 Tahun 2020 dan Menteri PMK Nomor 222 Tahun 2020. Sehingga data yang diperoleh merupakan data terbaru yang sesuai dengan standar yang ditetapkan Kementerian Desa dan PDT.

Baca Juga:  Isolasi Mandiri Rentan Penularan, Pemkot Denpasar Lanjutkan Isolasi di Hotel

“Jadi yang sudah dapat BLT DD di Tahun 2020 bisa lagi diberikan, nantinya tim surve melaksanakan pengecekan lapangan terkait kondisi masyarakat, jika sudah bekerja kembali dan dipandang sudah mampu akan diberikan kepada masyarakat lainya yang lebih membutuhkan, hal ini pun juga tetap memperhatikan kuota yang tersedia di masing-masing desa,” jelasnya

Adapun bantuan ini nantinya diberikan berupa uang tunai sebesar Rp. 300 ribu selama 12 bulan. Namun demikian jika selama pertengahan tahun 2021 yang bersangkutn sudah aktif bekerja dan berpenghasilan maka akan dilaksanakam evaluasi dan pergantian penerima.

Baca Juga:  ‘Politik Hijau’, Gubernur Koster Beberkan Kebijakan Wujudkan Alam Bersih, Hijau dan Indah

“Nanti penerima BLT DD akan dilaksanakan pengawasan, untuk selanjutnya dilaksanakan evaluasi, sehingga pemberian bantuan ini tepat sasaran untuk mendukung keberlangsungan masyarakat di masa pandemi saat ini,” tandasnya. (sgt/kb)