Tangani Pandemi Covid-19, Pemkot Denpasar Bentuk 6 Tim

Birokrasi Denpasar
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara,

DENPASAR, Kilasbali.com – Dalam memaksimalkan penanganan pandemi Covid-19, Pemkot Denpasar membentuk 6 tim dengan mengoptimalkan peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, Rabu (25/8/2021) mengatakan ada 6 tim yang dibentuk di Kota Denpasar untuk mempercepat penurunan Covid-19. Tim yang dibentuk pertama adalah tim vaksinasi Covid-19. Dimana vaksinasi di Kota Denpasar sudah menyasar lebih dari 100 persen.

Khusus untuk vaksinasi remaja usia 12 – 17 tahun dosis pertama sudah menyasar 72 ribu orang atau 105 persen. Untuk dosis kedua sudah menyasar 51 ribu orang atau 76 persen.

Baca Juga:  Indonesian Youth Championshion 2021, Gubernur Koster: Momentum Kebangkitan Bali

“Mudah-mudahan akhir Agustus ini sudah bisa 100 persen untuk vaksinasi remaja ini sehingga kami bisa melakukan persiapan tatap muka,” ucapnya.

Ia menambahkan yang kedua pihaknya membentuk tim khusus Isoter sesuai arahan pemerintah pusat, karena OTG GR wajib diisolasi terpusat.

“Jumlah isoter di Denpasar cukup tinggi dan kami sudah siapkan 8 tempat Isoter, dimana 6 disediakan oleh Pemerintah Provinsi dan 2 dari Pemkot. Jumlah tempat tidur yang tersedia untuk Isoter ini sebanyak 1.436 kamar. Mudah-mudahan dengan Isoter ini bisa menurunkan kasus Covid-19,” urainya.

Yang ketiga pihaknya memiliki tim pemantauan RS dan BOR.

Baca Juga:  Putera Sampoerna Foundation – School Development Outreach Hadirkan Pendidikan Berkualitas

“Setiap dimana ada kamar kosong akan kami pantau, jangan sampai ada masyarakat yang tidak mendapat pelayanan rumah sakit,” imbuhnya.

Keempat pihaknya membentuk tim khusus tracing. Saat ini positive rate di Kota Denpasar masih tinggi yakni di atas 2 persen.

“Masih banyak masyarakat yang tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut, itu kendala kami di lapangan. Kami masih terkendala positive rate yang masih tinggi. Kalau kami bisa kejar, dan masyarakat mau kooperatif kami yakin bisa menurunkan level dari level 4 menjadi level 3,” katanya.

Jaya Negara mengatakan angka kesembuhan saat ini sudah lebih tinggi dari angka positif.

Baca Juga:  Tekan Penularan Covid-19 di Tempat Umum, Tim Yustisi Genjot Penertiban Prokes

Sementara tim kelima yang dibentuk adalah tim sosial, yang membantu penyaluran sembako dan makanan untuk warga yang menjalani Isoter.

Keenam pihaknya memiliki tim IT untuk melakukan pendataan atau digitalisasi data guna menginformasikan ke masyarakat terkait dengan perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar melalui tim IT.

Sedangkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menambahkan dalam upaya penanganan Covid-19, selain membentuk 6 tim inti juga dikembangkan tim terpadu yang tergabung dalam Satgas Covid-19 diantaranya Tim Sweber, Tim Penyemprotan, Tim Yustisi, dan Tim Pengantar Jenazah.(sgt/kb)