Tanpa UN Perlu Dipikirkan Cara Memajukan Sekolah dan Membuat Sekolah Unggulan

Denpasar Pendidikan Politik
Ilustrasi UN, foto/istnet

DENPASAR, Kilasbali.com – Tanpa adanya ujian nasional berarti hanya ada ujian sekolah yang artinya penyelenggara pendidikan harus memahami bagaimana memajukan pendidikan, dan membuat sekolah menjadi unggul.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar I Ketut Sudhana, saat ditemui Selasa (30/3/2021).

Sudhana mengatakan tidak lagi ada ujian nasional ini adalah keinginan masyarakat dari dulu.

Baca Juga:  Dukung Seniman di Tengah Pandemi, Film “Pan Balang Tamak” Akan Tayang Perdana di Dharma Negara Alaya

“Karena dengan ujian nasional pemahaman orang tua, pemahaman masyarakat katanya memberatkan daripada siswa,” ungkapnya.

Ia menjelaskan dengan ujian nasional dapat mengukur pemetaan kemampuan sekolah untuk pendidikan di beberapa daerah atau provinsi.

“Tanpa ujian nasional kita tidak akan bisa mengetahui bahwa pemetaan bagian standar di satu provinsi dengan provinsi lain pasti beda. Itu sebenarnya tujuan ujian nasional,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pantau Prokes di Jalan Diponogoro, Tim Yustisi Temukan 9 Pelanggar 

Tapi kalau kondisi pandemi covid-19 seperti sekarang ini tidak ada ujian nasional, dirinya sebagai masyarakat tetap menerima.

Tetapi perlu dipikirkan ujian nasional tidak ada berarti hanya ada ujian sekolah yang artinya penyelenggara pendidikan harus memahami bagaimana memajukan pendidikan, dan membuat sekolah menjadi unggul tanpa ada ujian nasional.

Disamping itu ia juga menambahkan perlu juga dipikirkan bagaimana nanti mekanisme peserta didik untuk menuju sekolah negeri ke jenjang yang lebih tinggi agar masyarakat tidak resah, karena indikator nilai yang tahu pihak sekolah dengan ulangan harian dan nilai raport.(sgt/kb)