Tidak Benar Stigma PMI sebagai Pembawa Penyakit

Denpasar
Foto: Rapid Test PMI di Bandara Ngurah Rai.

DENPASAR, Kilasbali.com – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali, yang juga Sekda Provinis Bali Dewa Made Indra menegaskan, stigma PMI sebagai pembawa penyakit sebagai hal yang keliru dan harus diluruskan, sehingga tidak menimbulkan salah persepsi di masyarakat dan perlakuan diskriminatif terhadap mereka.

“Ada stigma bahwa saudara-saudara kita PMI ini adalah pembawa penyakit. Ini tidak baik dan tidak benar. Karena mereka ini tidak pernah tahu dirinya telah terinfeksi atau di mana terinfeksinya,” ujar Sekda Dewa Indra, Eanu (15/4/2020).

Dirinya juga menyebut, hampir semua PMI ini sudah melaksanakan prosedur yang ketat di tempat mereka bekerja, mendapatkan health certificate dan diwajibkan rapid test kembali di Bandara Ngurah Rai.

Baca Juga:  Dua Pasien Berusia di Atas 70 Tahun Meninggal Dunia

“Jadi saya mohon kepada seluruh masyarkat Bali, janganlah diartikan seolah-olah PMI ini adalah orang-orang menakutkan, penolakan bahkan merembet kepada kelaurganya hingga desanya. Mereka ini semuanya sudah mengikuti prosedur dengan baik,” ujarnya.

“Mereka berisiko memang benar, namun Gugus Tugas Provinsi Bali melaksanakan pemeriksaan ketat dan melakukan proses karantina dengan baik dan hasilnya beberapa sudah sembuh,” tandas Dewa Indra. (*/kb)