Tiga Mobil Damkar Jinakkan Kebakaran Piyasan di Silakarang Singapadu

Gianyar Peristiwa
Foto : Petugas pemadam kebakaran saat menjinakkan api.

GIANYAR, Kilasbali.com – Warga di Banjar Silakarang, Singapadu, Sukawati Rabu (14/8/2019) dini hari panik. Pasalnya, sebuah bangunan Piyasan  di sebuah merajan milik milik I Wayan Purnabawa (51) terbakar. Syukurnya, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gianyar Pos Sukawati dengan cepat datang dan segera menjinakan si jago merah.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu diketahui oleh korban yang saat itu sedang tidur. Awalnya dia mencium asap, lanjut mendengar teriakan tetangganya tentang adanya kebakaran.

Korban pun terbangun dan keluar kamar. Saat di luar iapun melihat bangunan piyasannya sudah diselimuti api dan asap. Korban pun langsung berteriak ada kebakaran sembari meminta pertolongan tetangganya untuk menghubungi petugas Damkar.

Dalam hitungan menit, tiga unit mobil damkar tiba di lokasi. Api pun bisa dipadamkan hanya dalam kurun waktu 20 menit. “Kami  berusaha secepatnya untuk memadamkan api untuk menghindari percikan api ke bangunan yang lainnya, ” terang Danton  Posko Damkar Sukawati, I Made Selamet.

Memastikan tidak ada rembetan, usai pendinginan pihaknya juga memeriksa bangunan di sekitar lokasi untuk memeriksa percikan api.  “Sejumlah merajan terutamanya yang beratapkan ijuk juga kami periksa. Kami juga menghimbau agar warga di sekitar lokasi untuk memeriksa lebih teliti,” tukasnya.

Secara terpisah, Kepala Satpol PP dan Damkar, Made Watha mengatakan, ketika petugas menerima informasi mengenai kebakaran, langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Syukurnya, tak berselang lama, api yang melalap bangunan seluas 3×3 meter tersebut berhasil dipadamkan. “Api tidak sampai merembet ke bangunan lainnya. Bahkan, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian itu,” terangnya.

Namun, bagian  bangunan piyasan itu tidak bisa diselamatkan.  Dari pendataan, kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta. “ Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. Petugas  Kepolisan masih melakukan penyelidikan,“ pungkasnya. (ina/kb)