Tim Yustisi Denpasar Jaring 9 Orang Pelanggar Prokes

Denpasar
Tim Yustisi Denpasar Jaring 9 Orang Pelanggar Prokes

DENPASAR, Kilasbali.com – Tim Yustisi Kota Denpasar kembali melaksanakan operasi pemantauan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran penularan virus covid-19 di Kota Denpasar. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Traffic Light Jalan Gunung Agung dan Traffic Light Jalan Teuku Umar Barat pada Minggu (9/5/2021).

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Anom Sayoga mengatakan kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) skala mikro berbasis Desa/Kelurahan.

Dalam pelaksanaan penerapan disiplin protokol kesehatan ini, pihaknya menyasar masyarakat dan pengendara yang belum mentaati protokol kesehatan yang melintas di Trafic Light Jalan Gunung Agung dan Trafic Light Jalan Teuku Umar Barat.

Baca Juga:  PLN UID Bali Imbau Jangan Inapkan Layangan

Hasilnya 9 orang berhasil dijaring karena menggunakan masker tidak sempurna, dimana masker dipakai di dagu. Terkait pelanggaran ini tim memberikan pembinaan dan peringatan agar tidak lagi mengulangi perbuatannya.

“Kami hanya beri pembinaan dan saksi push up kepada pelanggar bersangkutan. Sebenarnya penggunaan masker yang salah ini sama saja tidak menggunakan masker, sehingga fungsi masker jadi mubazir,” katanya.

Lebih lanjut, Dewa Sayoga mengatakan setiap penertiban jika ditemukan ada yang tidak menggunakan masker maka akan didenda di tempat. Sedangkan bagi yang salah menggunakan masker akan diberikan pembinaan.

Baca Juga:  Nararya Dananjaya Juarai "Hammer Drum Competition 2021"

“Dengan rutin dan gencar dilaksanakan pemantauan protokol kesehatan ini, kami berharap dapat meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan prokes khususnya di masa pandemi ini, baik itu menjaga kesehatan, menjaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan, dan menggunakan sanitizer. Dengan taat menerapkan prokes dari diri sendiri, kami berharap penyebaran covid-19 ini dapat diminimalisir dan pandemi ini cepat berlalu sehingga ekonomi dan kegiatan masyarakat lainnya dapat segera pulih kembali,” pungkas Dewa Sayoga.(kb/rls)