Transmisi Lokal Meningkat, Gugus Tugas Ajak Masyarakat Kuatkan Disiplin

Denpasar
Foto: Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali Dewa Made Indra.

DENPASAR, Kilasbali.com – Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali meminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19.

Yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, menerapkan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan di tempat yang tepat, peduli kesehatan dan kebugaran tubuh kita.

“Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini, maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Bali selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Sabtu (30/5/2020).

Baca Juga:  Ikuti Tahapan Kampanye Pilwali, Jaya Negara Cuti

Menurutnya, untuk update penanganan Covid-19 di Provinsi Bali, pada Sabtu ini, kasus positif bertambah 12 sehingga menjadi 455 orang. “Hari ini bertambah 12 orang WNI, terdiri dari 5 orang PMI dan 7 orang transmisi lokal,” sebutnya.

Sementara untuk kabar baiknya, Dewa Indra menyebutkan bahwa sembuh bertambah 8, sehingga kumulatif pasien yang telah sembuh menjadi 328 orang. “Sembuh bertambah 8 orang WNI, terdiri dari 4 orang PMI dan 4 orang transmisi lokal,” ujarnya.

Dewa Indra menambahkan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pihaknya meminta semua elemen masyarakat membantu dan bekerja sama dengan petugas surveilans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contacts untuk menemukan siapapun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19.

Baca Juga:  TMMD Wujudkan Kesejahteraan Rakyat di Tengah Pandemi dan Pilkada

“Dengan kerja sama, maka kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain,” pungkasnya. (jus/kb)