Unhan RI Buka Politeknik Pertahanan di NTT

Pendidikan
Unhan RI Buka Politeknik Pertahanan di NTT

JAKARTA, Kilasbali.com – Universitas Pertahanan (Unhan) RI akan membuka Politeknik Pertahanan di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada bulan Agustus 2021.

Saat ini sedang disiapkan pembangunan fisik untuk kelengkapan sarana-prasarana dan berbagai fasilitas pendidikan di lahan seluas 100 ha.

Politeknik Pertahanan akan membuka 7 Program Studi (Prodi) D3 yaitu, Teknik Penangkapan Ikan, Teknik Pengolahan Produk Perikanan, Teknik Permesinan Kapal, Budidaya Tanaman Perkebunan, Budidaya Lahan Kering, Peternakan, serta Agribisnis
Perikanan dan Kelautan.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Siap Libatkan Sekolah Swasta Dalam Mendukung Dunia Pendidikan

Tujuan utama pembukaan 7 Prodi D3 Politeknik Pertahanan adalah memberdayakan wilayah pertahanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Tujuan ini juga selaras dengan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, utamanya di wilayah-wilayah yang terisolasi.

Meskipun saat ini kita masih harus menghadapi Pandemi Covid-19 tetapi upaya mencetak kader intelektual Bela Negara harus tetap berjalan Kerjasama pendidikan juga sudah ditandatangani dengan berbagai Dunia Industri dan Dunia Usaha (DIDU) agar lulusan Politeknik Pertahanan dapat segera bekerja.

Baca Juga:  Roadshow di Bali, Menkop Teten Kunjungi Kampus IT dan Bisnis STMIK Primakara

Lebih jauh para alumni Politeknik Pertahanan nantinya dapat diarahkan sebagai sumber potensial rekrutmen prajurit Komponen Cadangan sebagai bentuk nyata Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta
(Sishankamrata).

Sebagai kampus satelit, maka kampus politeknik pertahanan akan dijabat oleh seorang dekan yang setara dengan perwira tinggi TNI bintang dua.

Pendaftaran mulai bulan Mei 2021 dan proses seleksi mulai bulan Juni 2021 untuk masing-masing Prodi sebanyak 25 mahasiswa sehingga total akan diterima 175 mahasiswa.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Siap Libatkan Sekolah Swasta Dalam Mendukung Dunia Pendidikan

Pada saat yang bersamaan juga dilaksanakan rekrutmen dan seleksi dosen untuk memenuhi ketentuan Pembukaan Prodi sesuai standar Ditjen Dikti Kemendikbud Ristek RI.

Baik para mahasiswa maupun para dosen juga akan mengikuti pelatihan dasar militer selama satu bulan sebagai bagian program Kampus Bela Negara. (jus/m/kb)