Update Covid-19, Satu PMI di Jembrana Reaktif

Birokrasi Jembrana
Foto: Pihak Gugas Jembrana memberikan keterangan terkait adanya PMI positif rapid test

JEMBRANA, Kilasbali.com-Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana, Kamis (7/5/2020) jumlah total Orang Dalam Pengawasan (ODP) 187 orang, 151 sudah menyelesaikan karantina mandiri di rumah dan 36 masih dalam pemantauan. Sementara jumlah pasien positif covid-19 asal Jembrana sudah 12 orang, 8 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari ruang isolasi dan 4 orang masih menjalani perawatan yakni 3 orang di RSU Negara dan 1 orang di RS PTN Unud.

Sedangkan jumlah PDP kini kembali terjadi penambahan 1 orang, yaitu dari seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sebelumnya datang membawa hasil rapid test negative kini positif rapid test. Pekerja kapal pesiar ini rapid test setelah sebulan tiba di rumahnya tanpa melalui karantina terpusat. Sehingga totalnya 18 orang, 16 PDP sudah dinyatakan sehat dan kini masih 2 orang yang dirawat di RSU Negara.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha saat dikonfirmasi mengatakan, PDP baru ini merupakan PMI yang sudah sebulan tiba di rumahnya. PDP asal Desa Sangkaragung, Jembrana ini diakuinya tiba di Bali awal April lalu, sebelum diberlakukan karantian PMI terpusat di hotel.

Baca Juga:  ASN Pemkot Denpasar Ikuti Zona Resiko Wilayah

Pekerja kapal pesiar ini datang memang membawa hasil rapid test negatif dari tempatnya bekerja dan sempat masuk sebagai ODP. “Sebelumnya isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dan tidak ada menunjukan gejala klinis yang mengarah pada covid-19. Sudah lama, melebihi masa terbentunya anti body,” ujarnya.

Namun saat lelaki 47 tahun ini melakukan rapid test di Puskesmas I Jembrana Rabu (6/5) ternyata hasilnya reaktif sehingga langsung dirujuk ke RSU Negara. “Kami masih tunggu hasil pemeriksaan swab PCR,” tambahnya.

Terhadap temuan kasus PMI reaktif rapid test ini, pihaknya menyatakan akan melakukan pelacakan kontak termasuk menelusuri PMI yang datang ke Jembrana sebelum diberlakukan karantina terpusat. Sama seperti PMI yang sempat di karantina di Hotel Negara yang mana satu diantara positif covid-19. “kami akan lakukan treking kontak, sekalian menelusuri PMI yang sebelum diberlakukan rapid test wajib di bandara dan karantina terpusat. Khusus 49 PMI yang pulang dari Hotel Negara juga akan di rapid untuk ketiga kalinya,” paparnya.

Baca Juga:  Gubernur Koster Kukuhkan Lihadnyana sebagai Pjs Bupati Badung

Sedangkan ia menyebut baru 190 PMI asal Jembrana menjalani karantina terpusat di 5 hotel dan 63 orang kini masih menjalani karantina. Sedangkan yang sudah di rapid test 166 orang dan 1 orang PMI asal Perancak hasilnya menyatakan reaktif. Sedangkan di Posko Terpadu Pemeriksaan Masuk Bali di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk sudah dilakukan rapid test terhadap 7.692 orang yang tiba di Bali melalui jalur darat. Hasilnya 18 orang reaktif yang didominasi sopir dan 3 orang merupakan warga Jembrana. (gus/*KB).