Usai Santap Nasi Jinggo Porcam, Puluhan Warga Mendoyo Dauh Tukad Keracunan

Jembrana Olahraga Peristiwa
Foto: Korban keracunan saat dirawat inap.

NEGARA, Kilasbali.com – Puluhan peserta dan pendukung Pekan Olah Raga Kecamatan (Porcam) Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo diduga keracunan. Bahkan, seorang di antaranya dikabarkan meninggal dunia.

Mereka diduga keracunan setelah mengkonsumsi nasi jinggo yang berisi lauk saur, telur ayam, daging ayam sisit dan mie serta meminum air mineral baik berbentuk kemasan gelas maupun botol tanggung yang disediakan selama Porcam berlangsung, Kamis (18/7/2019).

Puluhan warga yang diduga mengalami keracunan inipun akhirnya dirawat inap.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan pada Jumat (19/7/2019), Porcam yang melombakan Tarik Tambang dan Futsal di Lapangan Pergung, Kecamatan Mendoyo ini, para korban mengaku merasakan gejala mual, pusing disertai muntah dan diare seusai menyantap nasi jinggo.

Akibatnya, sebanyak 28 orang yang mendapat perawatan medis di Puskesmas I Mendoyo. Bahkan hingga hari ini, masih ada 9 warga yang dirawat, di RSU Negara satu orang dan di RSU Bunda satu orang.

“Sejak awal lomba kita mengkonsumsi itu. Memang makanan itu dari tempat yang sama,” ungkap salah seorang korban.

Bahkan, salah satu peserta yang merupakan atlet futsal wanita, Ni Putu Suardaniasih (34) asal Banjar Ngoneng meninggal dunia pada Kamis (18/7/2019) malam.

Kendatipun demikian, belum dapat dipastikan apakah kematian korban karena sebab yang sama.

Perbekel Mendoyo Dauh Tukad, I Gusti Putu Edi Ediana saat ditemui di Puskesmas Mendoyo menagkui, puluhan warganya mengalami gejala seperti keracunan itu.

Dari 28 orang yang sempat dirawat di Puskesmas dan RSU, menurutnya sebagian besar sudah dipulangkan.

Saat itu, diakuinya memang mengkonsumsi nasi bungkus (jinggo) dan minuman mineral. “Sebagian besar memang yang datang saat Porcam, termasuk saya juga sempat merasakan sakit perut tapi tidak terlalu,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebabnya. Terkait warganya yang meninggal setelah ikut Porcam itu, untuk memastikan apakah memang bersumber dari makanan dan minuman yang dikonsumsi itu, kini pihaknya menyerahkan ke pihak yang berwajib, terlebih menurutnya pihak Dinas Kesehatan dan kepolisian masih menelusurinya.

Setalah adanya banyak yang mengalami keracunan, pihaknya telah menginstruksikan kelihan dan perangkat desa untuk mendata dan menjemput bola warga-warga yang datang ke acara. “Saya minta untuk dibawa ke Puskesmas, terutama yang datang saat acara lalu,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Mendoyo, Kompol I Made Karsa membenarkan adanya kejadian di Mendoyo Dauh Tukad yang diduga keracunan itu.

Menurutnya kasus tersebut saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian. (ina/kb)