Vila Kosong dan Masalah Administrasi Orang Asing Jadi Temuan Kaling Selama Pandemi

Denpasar Pariwisata
Foto : Kaling Pasekuta tunjukkan STLD orang asing

DENPASAR, Kilasbali.com – Berbagai permasalahan yang menyangkut keberadaan orang asing ditemukan di sekitar daerah pariwisata selama masa pandemi Covid-19 seperti vila yang sekarang keterisiannya terus menurun serta masalah administrasi.

Kepala Lingkungan (Kaling) Pasekuta Kelurahan Sanur, I Nyoman Darma Jaya mengatakan tingkat keterisian vila yang ditempati orang asing di wilayahnya mencapai 30 sampai 40 persen.

“Permasalahan yang saya hadapi si pemilik vila tidak melaporkan kalau vilanya kosong atau juga berisi. Banyak kolam renang yang masih tergenang air. Makanya demam berdarah, tetangga komplin karena rumah yang rimbun, itu yang saya alami,” sebutnya, Rabu (15/9/2021).

Baca Juga:  Kelurahan Panjer Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Bulan September

Ia menambahkan Warga Negara Asing (WNA) yang terdata di Lingkungan Pasekuta yang membuat Surat Tanda Lapor Diri (STLD) ada 58 orang, dari Januari hingga Agustus 2021. Kalau yang tidak terdaftar mungkin mencapai 200-an orang WNA.

“Kadang-kadang mereka (WNA-red) disini cuma sebulan, 2 sampai 3 hari pindah, kita tidak tahu,” ucapnya.

Ia menyatakan masa berlaku STLD orang asing ini selama 6 bulan. Mengurusnya di Kantor Lurah dengan pengantar dari Kepala Lingkungan yang nantinya dipakai untuk mengurus Kitas dan surat-surat lainnya.

Baca Juga:  Sistem Genap Ganjil Untuk Kendalikan Kemacetan di Tempat Wisata

Ia juga menjelaskan banyak tingkah orang asing yang tergolong aneh atau kurang baik. Contohnya tidak mau pakai masker di lingkungan tempat tinggalnya.(sgt/kb)