Volume Sampah di Denpasar Stabil Saat Pergantian Tahun

Denpasar News Update
Volume Sampah di Denpasar Stabil Saat Pergantian Tahun

DENPASAR, Kilasbali.com – Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, volume sampah pasca malam pergantian tahun cenderung stabil seperti hari biasa dan tidak terjadi lonjakan.

Namun demikian perlu diketahui bahwa sejak mewabahnya pandemi Covid-19 ini, volume sampah rata-rata harian di Kota Denpasar mengalami penurunan dari biasanya rata-rata 900 Ton per hari kini turun menjadi 550-600 Ton per hari.

“Sekarang lebih sedikit bahkan sama seperti hari biasanya. Itu sangat membantu petugas kebersihan tahun ini jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujar Plt. Kadis DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa Minggu (3/1/2020).

Baca Juga:  Denda Rp200 Ribu Bagi Pembuang Sampah Sembarangan

Bahkan, DLHK tidak mengerahkan tenaga seperti tahun lalu sebanyak 1.500-1.800 tenaga untuk menyapu dan mengangkut sampah. Kali ini, tenaga yang bergerak hanya tenaga kebersihan yang seperti sehari-hari sebanyak 1.000 orang.

“Sekarang kami tidak terlalu banyak mengerahkan tenaga kebersihan, jumlahnya hanya yang sehari-hari saja,” imbuhnya.

Tahun sebelumnya, yang membuat sampah bertambah dua kali lipat karena adanya sampah bekas kembang api, terompet, bungkus makanan, botol minuman kemasan karena masyarakat merayakan di lapangan dan ruang publik lainnya. Tetapi saat tahun baru ini sampah-sampah tersebut tidak ada yang berserakan.

Baca Juga:  Koster Ajak PKB Bali Dukung Prokes

Sedikitnya sampah yang dibersihkan menurut dia, berkat imbauan dari pemerintah dan Satgas yang melarang berkerumun dan membunyikan kembang api. Hal itu berkaitan dengan pandemi Covid-19 (Virus Corona) yang tengah mewabah saat ini.

“Mereka taat dengan imbauan dan surat edaran. Kami juga merasa diringankan,” tandasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, secara umum DLHK Kota Denpasar setiap menyambut hari besar dan hari keagamaan senantiasa selalu bersiaga. Hal ini lantaran lonjakan volume sampah cenderung meningkat saat hari besar keagamaan.

Baca Juga:  Desa Pemecutan Kelod Tertibkan Tiga Pengamen

“Kami tetap bersiaga kapanpun untuk memastikan kebersihan Kota Denpasar,” kata Gustra panggilan akrbanya.

Lebih lanjut dikatakan, antisipasi terhadap lonjakan sampah ini dilaksanakan dengan mengintensifkan seluruh personel. Terdapat sedikitnya 13 TPS dan 1.420 tenaga kebersihan yang bertugas bersama 40 armada truk yang dibantu moci di masing-masing kecamatan dan desa/kelurahan.

“Walaupun untuk malam pergantian tahun kali ini volume sampah stabil, kami tetap bersinergi dengan semua elemen hingga desa/lurah guna menangani sampah untuk menjaga kebersihan dan keindahan wilayah kota,” jelas Gustra.(sgt/kb)