Wabup Sanjaya Apresasi Kerjasama Gapensi dan Pemkab Tabanan

Tabanan
Foto: Wagub Sanjaya saat Musyarawah Cabang (Muscab) Kesembilan Gapensi Tabanan Tahun 2019 di Hotel Dewi Sinta, Tanah Lot, Beraban, Jumat (25/10/2019).

TABANAN, Kilasbali.com – Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kontribusi BPC Gapensi Tabanan yang selama ini bekerjasama dengan Pemkab Tabanan dalam melaksanakan pembnagunan, terutama di bidang infrastruktur sehingga dapat mencapai kondisi seperti saat ini.

Hal ini diungkapkan Wabup yang akrab disapa Sanjaya tersebut saat menghadiri sekaligus membuka Musyarawah Cabang (Muscab) Kesembilan Gapensi Tabanan Tahun 2019 di Hotel Dewi Sinta, Tanah Lot, Beraban, Jumat (25/10/2019), ditandai dengan pemukulan gong.

Turut hadir dalam musyawarah Asosiasi Jasa Kontruksi tertua dan terbesar di Indonesia ini Ketua Umum Gapensi Bali, Gapensi Tabanan, Perwakilan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Forkompinda Tabanan, Panitia Pelaksana dan para Peserta serta undangan terkait lainnya.

Wabup Sanjaya menjelaskan, dalam melanjutkan kerjasama yang telah dilakukan BPC Gapensi dengan Pemkab Tabanan selama ini tentunya kedepan perlu terus dilakukan penyempurnaan-penyempurnaan. Karena hal itu dijelaskannya sangat perlu dilakukan untuk menghasilkan produk infrastruktur yang handal, berdaya saing dan mampu mengikuti perkembangan teknologi serta tuntutan jaman.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Wabup Sanjaya dalam penyempurnaan kerjasama tersebut adalah kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi era digital. “Sepertin kita ketahui saat ini, proses pengadaan kerjasama di bidang kontruksi telah dilaksanakan melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE). Hal ini tentunya bertujuan baik untuk mempersingkat, mempermudah dan menjamin keterbukaan serta persaingan yang sehat dalam proses pengadaan kerjasama kontruksi,” ungkapnya.

Ditegaskannya, sumber daya manusia dari penyedia dan pengguna jasa harus mampu menguasai dan beradaptasi terhadap adanya aturan-aturan baru, persyaratan dan teknologi baru dalam dunia konstruksi. Ketidakmampuan salah satu pihak disinggungnya tentunya akan menghambat proses pelaksanaan konstruksi yang ada dank an berimplikasi pada terhambatnya proses pembangunan di bidang infrastruktur di Tabanan.

Wabup Sanjaya menambahkan, dalam memperkuat kerjasama untuk membangun Tabanan di bidang infrastruktur, Pemkab Tabanan melalui Dinas PUPRPKP akan lebih memfokuskan pembinaan terhadap jasa konstruksi di Tabanan melalui penguatan kelembagaan, sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan Permendagri Nomor 106 Tahun 2017 tentang Pedoman Nomenklatur Perangkat Daerah untuk urusan Pekerjaan Umum dan dan Penataan Ruang.

“Semoga dengan berbekal kesungguhan, kerja keras dan kerjasama kita mampu meningkatkan mutu pelayanan publik, meningkatkan daya saing daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tabanan secara berkesinambungan melalui infrastruktur yang berkualitas,” harapnya. (KB)