Kue Berbagi Kasih Tak Mengandung Narkotika

Ekonomi Bisnis Gianyar
Warga yang melaksanakan kegiatan berbagi kasih kue. (ina/kb)

GIANYAR, Kilasbali.com – Kue yang dibagikan sekelompok orang untuk para siswa di Gianyar dipastikan tidak memgandung zat narkotika. Namun demikian, karena sejumlah siswa mengaku pusing setelah mengkonsumsi, kue itu lebih lanjut diperiksa di Labfor Polda Bali.

Sementara empat orang pembagi kue yang sempat diamankan ke Polsek Ubud sudah dipulangkan.

Kapolsek Ubud Kompol I Made Tama, Kamis (7/4) menyebutkan, pihaknya telah mengamankan empat orang yang terdiri dari tiga orang wanita dan satu orang laki-laki.

Baca Juga:  Program Pengungkapan Sukarela Tinggal 1,5 Bulan Lagi

Namun saat itu mereka belum sempat membagikan kue dan gelang sebagimana telah dibagikan di Kawasan Gianyar kota.

“Empat orang tersebut diamankan di depan SMPN 1 Ubud. Mereka hendak membagikan kue tersebut, namun keburu diamankan oleh anggota yang ada di lapangan,” ungkap Kompol Made Tama.

Pengamanan empat orang ini, merupakan langkah antisiapasi yang dilakukan menyusul keresahan masyarakat sehari sebelumnya. Terlebih kelompok orang ini menyasar siswa sepulang sekolah.

Baca Juga:  Tertimpa Longsor Pasutri di Pickup Tergerus ke Jurang

“Dari patroli antisipasi inilah kita amankan dan meminta teeamgan terkait maksud  dan tujuannya,” jelasnya.

Dan saat keempat orang diperiksa di Mapolsek Ubud, mereka mengaku berada di Bali untuk jalan-jalan dan liburan dengan dikoordinir oleh seseorang sekaligus untuk berbagi kasih.

“Sembari liburan mereka melaksanakan kegiatan  berbagi kasih  dengan membagikan kue itu,” imbuhnya.

Baca Juga:  Musim Bertelur, Polair Sisir Sarang Penyu

Disamping itu, keempat orang tersebut mengatakan jika yang membagikan kue di SMPN 1 Gianyar dan SMPN 3 Gianyar merupakan rekannya yang lain.

“Kami sudah mengamankan barang bukti berupa satu boks kecil kue yang jumlahnya sekitar 100 biji,” ujarnya.

Selanjutnya sampel kue tersebut dites kis narkoba dan hasilnya negative. “Keempat orang tersebut sudah kami pulangkan namun masih tetap dalam pantauan,” pungkasnya. (ina/kb)