Idap TBC Menahun, Pria 60 Tahun Gantung Diri

Gianyar News Update Peristiwa
Obat-obatan milik korban. (foto/ina)

GIANYAR, Kilasbali.com – Hidup dalam kondisi sakit memamg sangat menyiksa diri dan merepotkan keluarga. Entah karena kondisi ini membuat Ir. Pande Made Oka  Ardana (60), nekat menyudahi hidupnya dengan gantung diri, Selasa (12/4). Terlepas dari semua itu, tindakan ini tidak patut untuk ditiru.

 

Sebelumnya, korban yang asal Banjar Peteluan, Temesi Gianyar ini sempat menitip pesan. Melalui surat korban meminta pembangunan di pura keluarga dan sekolah cucunya dilanjutkan dengan tabungan dan deposito gang diwarisinya.

 

Baca Juga:  Batas Desa Singapadu dan Celuk Diserahkan ke Pemkab

Peristiwa itu pertama kali diketahui menantu dari korban, Luh Putu Sutini (30). Putu Sutini berteriak mendapati mertuanya tergantung di dapur. Warga yang mendengar teriakan itu berdatangan, lanjut menurunkan korban yang tubuhnya sudah terbujur kaku. Atas kejadian itu, pihak keluarga lantas melapor ke Polsek Kota Gianyar.

 

Kapolsek Gianyar, Kompol Gede Putra Astawa mengungkapkan pihaknya langsung mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Sebutkan korban ditemukan sekitar pukul 06.30 WITA, saat itu menantu korban ke kamar korban untuk memberikan makan berupa bubur.

 

Baca Juga:  Aman dan Nyaman Berwisata di Indonesia

Namun pintu kamar terkunci. Kemudian menantunya menghaturkan sesajen di dapur yang berada di timur rumah. Sesampai di depan dapur menantunya kaget melihat dari jendela dapur, dilihat korban sudah dalam kondisi tergantung di rangka plafon dapur. “Setelah itu menantunya lari mencari bantuan kerabat. Korban langsung diturunkan dan ditidurkan di bawa ke kamarnya,” ungkapnya.

 

Memastikan penyebab kematian korban, pihaknya juga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Gianyar melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan dokter Puskesmas 1 Gianyar untuk pemeriksaan luar terhadap korban.

Baca Juga:  Petugas Gabungan Temukan Migor Curah Dijual di Atas HET

 

Dari hasil pemeriksaan di kamar, ditemukan secarik surat bertuliskan “Tabungan 20 juta di Pak Yan Buncis Buat ngelanjutin Piasan Blm Byr Lg 10 jt Deposito 60 jt Buat Devan”. Di kamarnya juga terdapat obat-obatan. “Dugaan sementara korban gantung diri dikarenakan korban mengalami sakit TBC yang tidak kunjung sembuh,” pungkasnya. (ina/kb)