GianyarNews UpdatePeristiwa

40 pcs Kain Raib di Basement Pasar Rakyat Gianyar

    GIANYAR, Kilasbali.com – Untuk kesekian kalinya, aksi pencurian kembali terjadi di Pasar Rakyat Gianyar (PRH). Kali ini, korbannya seorang sales kain, pemasok para pedagang setempat. Sedikitnya 40 pcs kain hilang di parkiran basement dengan nilai kerugian sekitar Rp 4 juta. Karena kelalaiannya, korban pun merahasiakan identitasnya dan tidak melapor ke polisi.

     

    Dari keterangan yang dihimpun, Rabu (15/3), aksi pencurian itu terjadi Selasa (13/3) siang. Saat itu korban parkir di basement dan membawa beberapa kain naik ke lantai 4. Sementara sebagian kainnya yang terbungkus kantong kampil ditinggalkan di motor.

    Baca Juga:  Menang di Pengadilan, Sertifikasi Lahan Terganjal Adat?

     

    “Korban Parkir sekitar pukul 12.30 WITA. Karena ngobrol lama di atas, sekitar pukul 15.00 WITA baru menyadari jika kainnya yang ada dimotornya telah hilang,” ungkap Kepala PRG, I Gusti Made Sudarma.

     

    Atas musibah ini, sebut Sudarma, pihaknya mencoba melakukan  pelacakan melalui CCTV. Namun sayang,  pelaku diyakini sudah hafal dengan posisi CCTV yang ada.

     

    Karena parkir motor korban tepat di daerah tak terekam kamera, sehingga saat pengambilan barang tidak terekam. Namun, dari durasi waktu itu, pihaknya merekam pengendara motor yang diduga sebagai pelakunya.

    Baca Juga:  Bupati Tabanan Tanam Cabai bersama KWT Dukuh Mesari Bongan

     

    Dari rekaman CCTV, terlihat pemotor mengenakan helm merah mengendarai motor tanpa plat bermuatan barang terbungkus kantong kampil. “Maaf kami tidak berani memastikan pelakunya. Hanya saja dari rekaman CCTV, hanya pemotor ini yang kami curigai,” ujarnya.

     

    Mengenai sistem keamanan di PRG, Gusti Sudarma menyebutkan pihaknya sudah melakukan upaya maksimal. Petugas dari Polsek Kota Gianyar juga rutin Patroli ke PRG. Namun, pelaku yang diduga sudah fasih dengan situasi pasar tetap saja dengan mudah beraksi.

    Baca Juga:  Pameran Keris Kadutan Lokalan Bali 2024

     

    “Kalau di areal Basement, petugas keamanan kami  bertugas dari malam hingga pukul 08.00 Pagi. Selanjutnya, hingga sore hari menjadi pengawasan juru Parkir dan keamanan  PRG pindah pengawasan ke lantai lainnya. Nah, moment ini rupanya sudah diketahui oleh pelaku, ” terangnya. (ina/kb)

    Back to top button