DenpasarSeni BudayaTokoh

Pakis Bali Ingatkan Jaga Kelestarian Budaya

    DENPASAR, Kilasbali.com – Manggala Utama Paiketan Krama Istri Bali (Pakis) MDA Provinsi Bali, Putri Suastini Koster kembali mengingatkan masyarakat adat dalam memahami dan menguasai tentang pengetahuan apa saja yang harus dilakukan di tengah masyarakat. Salah satunya menjaga kelestarian budaya Bali.

    “Salah satunya adalah budaya Bali di bidang tari-tarian khususnya dalam mengembalikan pakem Tari Wali, kata Putri Koster saat acara Tresna lan Punia yang dilaksanakan oleh Pakis MDA Provinsi Bali bertempat di Wantilan Sewaka Prema, Desa Adat Renon pada Kamis (10/8).

    Baca Juga:  Catat Bali Fashion Parade 2024 di TS Suites

    Menurutnya, keberadaan tari-tarian wali atau tari untuk upacara yadnya yang bersifat sakral, di antaranya tari Rejang dan Tari Wali lainnya. Untuk itu, diharapkan keberadaan tari Rejang bisa terus ajeg dan sesuai dengan pakem serta fungsi tari Rejang itu sendiri.

    “Akhir-akhir ini semakin banyak jenis tarian Rejang yang bermunculan, saya harap keberadaan tari-tarian tersebut sudah sesuai dengan pakem dan nilai-nilai kesakralan tarian Rejang,” ujarnya.

    Baca Juga:  MDA Tabanan Tidak Mengetahui Sebab Terlambatnya Pencairan BKK Desa Adat

    Dia menuturkan, ruang kreativitas masyarakat Bali sangat tinggi, sehingga bisa menciptakan karya seni, baik tari wali, bebali maupun balih-balihan.

    Hal itu tentu sangat baik, namun ia mengingatkan agar dalam penciptaan tari terutama untuk tari Wali harus sesuai dengan pakem, nilai dan norma keagamaan yang dianut.

    Lebih lanjut, ia pun menyatakan apresiasi akan semangat masyarakat terutama para seniman dalam mengekspresikan rasa syukur dan cinta mereka kepada Hyang Widhi melalui penciptaan tari wali.

    Baca Juga:  BIN, TNI/Polri, dan BNPT Sukses Jaga Situasi Kondusif Selama WWF ke-10

    “Saya harap melalui sosialisasi kali ini, masyarakat banyak yang ikut dan lebih memahami unteng penciptaan dan peruntukan tari Rejang tersebut,” harapnya. (jus/kb)

     

    Back to top button