GianyarTokoh

Bendesa Desa Adat Bedulu IGN Susatia Putera

    GIANYAR, Kilasbali.com – Regenerasi kepemimpinan, Bandesa Adat Bedulu berganti dari I Gusti Ngurah Serana ke I Gusti Ngurah Susatia Putera. Pemilihan “Ngadegang Bandesa” berlangsung lancar dan aman, Minggu (17/9) sore di Wantilan Pura Pengastulan, Bedulu.

    Ditemui, Senin (18/9), I Gusti Ngurah Susatia Putera, menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan pengedegan bendesa periode 2023-2028 yang sudah berjalan lancar dan aman.

    Atas kepercayaan krama adat Bedulu, dirinya bersama jajaran desa adat nantinya akan berusaha mengejawantahkan ayahnya di desa adat secara maksimal.

    “Ngayah sebagai bendesa, Tiang  akan berupaya bersama prajuru untuk melaksanakan awig-awig,” ucapnya.

    Baca Juga:  Hari Suci Galungan dan Kuningan, Begini Penjelasan Bupati Giri Ajak

    Secara tegas pula, Ngurah Susatia menyatakan siap mengemban tugas sebagai Bendesa Adat Bedulu.

    Meskipun diakuinya, tugas ini akan berat dalam pelaksanaannya. Namun dirinya akan berusaha memenuhi harapan masyarakat, dengan semangat kebersamaan.

    “Kami akan tetap melestarikan adat dan budaya yang ada dan akan melanjutkan semua yang telah berjalan baik selama ini yang telah dilaksanakan Bendesa Adat terdahulu,” ujarnya.

    Baca Juga:  Bali dan Rumania Jajaki Kerjasama di Berbagai Bidang

    Disamping itu juga tetap melaksanakan pembangunan fisik yang telah direncanakan oleh bendesa adat sebelumnya.

    Terutama target awal dari pelaksanaan program pembangunan dengan memperbaiki parahyangan yang kondisinya harus diperbaiki.

    “Saya terima kasih, sudah diberikan mengemban tugas yang bisa dibilang cukup berat. Dengan sudah dipercayakan dan semangat kebersamaan juga nanti kita akan kerjakan semua kegiatan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

    Baca Juga:  Koalisi Prabowo -Gibran Rancang Skenario Hadapi Mahayastra di Pilkada Gianyar

    Lanjutnya, sinergi desa adat dengan desa Dinas yang terjalin akan terus diintensifkan dalam menyelenggarakan program ke depan.

    Hal ini penting agar program yang dilaksanakan oleh desa adat dan desa dinas lebih terarah, fokus, efektif, efisien, tepat sasaran, dan bermanfaat untuk masyarakat.

    Selain itu juga akan mempersiapan pola-pola regenerasi yang lebih terarah sehingga membuka kesempatan kepada generasi yang lebih muda untuk berani tampil namun tetap dalam pengawasan. (ina/kb)

    Back to top button