News UpdateTabanan

Masuki Musim Hujan, Nelayan Yeh Gangga Mulai Panen Lobster

    TABANAN, Kilasbali.com – Musim hujan yang akan tiba dalam waktu dekat ini disambut gembira para nelayan di pesisir selatan Kecamatan Tabanan. Khususnya di Pantai Yeh Gangga.

    Sebab, ini menjadi masanya mereka untuk memanen lobster maupun ikan laut lainnya. Kondisi ini didukung keadaan gelombang dan ombak yang cenderung landai.

    “Meski musim hujan, lobster dan ikan lumayan banyak di laut,” ungkap nelayan sekaligus Bendesa Adat Yeh Gangga I Ketut Dolia, Minggu (19/11).

    Menurutnya, kondisi laut dengan gelombang dan ombak cenderung landai akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan. Bahkan bisa mencapai pertengahan Desember 2023 mendatang.

    Baca Juga:  UNESCO Tetapkan Subak Bengkel Sebagai Demo Site Ecohydrology

    Di musim tangkap kali ini, pendapatan kotor nelayan bisa mencapai Rp 2 juta sekali melaut. Pendapatan kotor itu masih harus dipotong biaya minyak, pemeliharaan jaring, dan alat tangkap.

    “Kalau sepi tangkapan paling tidak Rp 500 ribu,” tuturnya.

    Ia menjelaskan, hampir sebagian besar nelayan memilih untuk menangkap lobster pasir karena harganya yang relatif baik dan bisa mencapai Rp 280 ribu per kilogram.

    Baca Juga:  Badung Raih WTP 10 Kali Berturut, Giri Prasta Ungkap Ini

    Sekali melaut perolehan mereka bisa mencapai lima hingga sepuluh kilogram. “Hampir semua (nelayan) dapat tangkapan (lobster),” ujarnya.

    Sejatinya, sambung Dolia, memasuki Juli 2023 lalu seharusnya sudah memasuki masa panen lobster pasir. Biasanya periode ini akan berlangsung sampai Desember.

    Namun sampai Agustus 2023, mereka tidak memperoleh hasil lantaran kondisi gelombang dan ombak yang tinggi disertai angin kencang. “Sehingga sementara waktu nelayan tidak melaut,” katanya. (c/kb)

    Back to top button