GianyarPeristiwa

Bupati Mahayaastra Bangun Pasar Umum Sukawati

    GIANYAR, Kilasbali.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar melakukan penataan dan merenovasi pasar yang ada di Bumi Seni ini. Tak hanya Pasar Umum Gianyar, Bupati Gianyar Made Mahayastra tampaknya juga menata Pasar Umum Sukawati.

    Pasar Sukawati ini dibangun di Jalan Pantai Purnama, Banjar Gelumpang, Desa/Kecamatan Sukawati, tidak jauh dari Daerah Aliran Sungai Petanu perbatasan Desa Saba dengan Desa Sukawati.

    Di lokasi, Minggu (26/7/2020), tampak para pekerja dari PT Karya Dinas Masari tengah menggarap tempat relokasi bagi para pedagang ini. Alat berat pun tengah dioperasikan untuk meratakan lahan bekas sawah tersebut.

    Sejumlah pekerja juga tengah menepi, agar alat berat bebas menata lahan yang posisinya sedikit miring dan memanjang sehingga bisa rata dari barat ke timur. Sayangnya, belum terlihat papan informasi yang menjelaskan proyek tersebut.

    Baca Juga:  DPRD Tabanan Tetapkan Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2023

    Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Gianyar, Luh Gede Eka Suary menyebutkan, jumlah pedagang yang akan direlokasi sebanyak 831 pedagang. Namun ia tidak menjelaskan secara rinci pedagang yang dimaksud.

    “Semua pedagang pasar umumnya sesuai data jumlahnya 831 pedagang,” sebutnya.

    Sementara Bupati Gianyar Made Mahayastra dikonfirmasi terkait kapan Pasar Umum Sukawati akan dibangun mengatakan, proses revitalisasi Pasar Umum Sukawati saat ini sudah urusan teknis.

    Baca Juga:  Kontraktor Lift Maut Ayu Terraresort Divonis 1,6 Tahun Penjara

    Semua kewenangan terkait tender dan lainya, kata dia ada di PU, dan bupati tidak memiliki wewenang untuk mengintervensi proses tersebut.

    “Nanti kalau sudah di tanda tangani SPK-nya oleh Kadis PU.Sekarang urusannya sudah teknis, kewenangan sudah ada di Kepala Dinas PU, bupati tidak boleh intervensi,” jelasnya.

    Terkait proyek relokasi Mahayastra mengatakan, teknis proyek tersebut juga kewenangannya ada di PU, “Namun target schedule nya lagi 2 atau 3 minggu proyek harus sudah dilaksanakan” jelasnya singkat. (ina/kb)

    Back to top button

    Berita ini dilindungi