Ekonomi BisnisNasionalNews Update

G20 Salah Satu Tombak Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Pasca Pandemi

JAKARTA, Kilasbali.com – Jabatan presidensi yang dipegang oleh Indonesia dalam Forum G20 tidak hanya menjadi sebuah prestasi luar biasa. Namun juga memberikan angin segar bagi pertumbuhan perekonomian di masa pandemi.

Adanya tanggung jawab yang diemban oleh Pemerintah Indonesia ini tentunya berpengaruh pada pertumbuhan perekonomian di Indonesia karena dengan begitu Indonesia bisa mengambil peluang-peluang ada yang ada untuk meningkatkan ekonomi agar lebih kuat, sehingga dapat membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat berusia produktif.

“Harapannya G20 dapat dimanfaatkan Indonesia untuk dapat menimbulkan kesepakatan bisnis baru bagi pengusaha yang mengikuti side event G20 sehingga usaha akan bergerak dan dapat membuka lowongan pekerjaan usia produktif,” harap Dr. Dwini Handayani Selaku dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Baca Juga:  Operasi Kepolisian Zebra Agung 2022

Menurut dosen sekaligus ketua prodi magister ekonomi kependudukan dan ketenagakerjaan tersebut, dirinya sangat menyoroti berbagai peluang yang harus didapat Indonesia. Dirinya menambahkan bahwa sektor pariwisata juga berdampak dari adanya G20.

“Memperkenalkan tempat pariwisata baru di Indonesia kepada delegasi G20, sehingga akan makin tumbuh dan percayanya wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia, dan hasilnya bisa meningkatkan pendapatan daerah,” tambah Dwini.

Senada dengan pernyataan dosen FEB Universitas Indonesia tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bahkan menargetkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November mendatang akan menambah cadangan devisa dari sektor wisata sebesar US$ 100-150 juta.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem, Duo Nyamuk Loreng Harus Diwaspadai

Angka tersebut ia perhitungkan dari kunjungan 50 ribu wisatawan mancanegara alias wisman selama agenda internasional berlangsung.

“Kami menargetkan (pengeluaran) antara US$ 2.000 sampai 2.000 per wisatawan atau per peserta konferensi,” ujar Sandiaga dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di Kemenparekraf (31/10).

Sandiaga juga memastikan dampak ekonomi KTT G20 dapat menopang devisa pariwisata yang masuk ke Indonesia sepanjang 2022.

Baca Juga:  Delegasi Dunia Memuji Bali

G20 sendiri merupakan forum ekonomi utama dunia yang dihelat November ini di Bali. Event G20 memiliki arti penting di mata dunia karena secara kolektif mewakili sekitar 65% penduduk dunia, 79% perdagangan global dan 85% perekonomian dunia. (rl/kb)

Berita Terkait

Back to top button