GianyarPeristiwa

Bedeng Buruh Proyek Villa Daun Lebar Ludes Dilalap Si Jago Merah

    GIANYAR, Kilasbali.com – Bedeng buruh proyek pembangunan Villa Daun Lebar di Banjar Susut, Desa Buahan, Kecamatan Payangan, Gianyar, Minggu (10/12) sekitar pukul 15.00 Wita, ludes dilalap di jago merah.

    Bedeng itu rata dengan tanah akibat kebakaran hebat yang menyelimuti seluruh bangunan.  Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, hanya sebuah sepeda motor yang hangus terbakar.

    Kejadian itu pertama kali dilihat sejumlah warga, yang kebetulan ada sekitar lokasi. Kemudian warga berteriak ada kebakaran. Sementara warga lain,melaporkan hal tersebut ke prajuru adat dan dinas.

    Prajuru kemudian melaporkan kejadian ini ke Bimas Buahan, selanjutnya dilanjutkan ke Petugas Damkar Gianyar.

    Baca Juga:  Suara Masih Fluktuaktif, Polisi Jaga Ketat Proses Perhitungan di PPK

    Selanjutnya, Prajuru bersama warga langsung  ke lokasi untuk melakukan pemadaman api dengan peralatan seadanya.  Api kedua bisa dipadamkan warga sekitar 40 menit.

    Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, hanya satu unit motor hangus terbakar.  Selanjutnya unit mobil damkar Gianyar datang ke lokasi untuk melakukan pendinginan.

    Menurut penuturan seorang buruh proyek Heru, asal Malang, saat kejadian dirinya berada di lokasi proyek Villa Daun Lebar.

    Baca Juga:  Hendak Beli Gas Elpiji, Motor Warga Dauh Peken Hilang Dicuri

    Namun sebelumnya, salah satu temannya datang ke bedeng untuk istirahat siang dan bikin kopi dengan menggunakan kayu bakar.

    Sementara listrik di lokasi dalam keadaan mati dan tidak ada menggunakan kompor gas. “Saya kaget mendengar teriakan warga yang menyebut bedeng terbakar.  Kebakaran meludeskan motor milik bos saya,” terangnya.

    Kabid Damkar Gianyar, I Putu Pradana membenarkan musibah itu dan memastikan sudah tertangani. Disebutkan, laporan diterima sekitar pukul 15.22 Wita.

    Baca Juga:  Coblos Ulang, KPPS di TPS 14 Pering Tanpa Honor Tambahan

    Pihaknya langsung menurunkan dua unit mobil damkar dan syukurnya bisa tertangani dalam hitungan kurang dari satu jam.

    “Kerugian material tafsir sekitar Rp 20 juta.  Mengenai penyebab kebakaran masih ditangani aparat kepolisian,” pungkasnya. (ina/kb)

    Back to top button