GianyarNews UpdatePendidikan

Trayek Meningkat Dua Kali Lipat, Ini Jumlah Pendaftar Pramudi Angkutan Siswa

    GIANYAR, Kilasbali.com – Penambahan jumlah trayek angkutan siswa gratis di tahun 2024 meningkat hampir dua kali lipat. Namun sayang, dukungan armada pendukungnya tidak sepadan.

    Hingga kini calon pramudi atau sopir sekaligus armada yang mendaftar hanya 353 pramudi. Padahal tahun 2023 dari 80 trayek dilayani oleh 247 unit armada.

    Dari pertemuan para calon pramudi dengan Dinas perhubungan Gianyar di Balai Budaya, Selasa (2/1), terungkap perencanaan angkutan sekolah tahun 2024, terdapat 143 trayek yang tersebar pada 18 SMP di Kabupaten Gianyar.

    Melayani trayek tersebut, 253 calon pramudi  sudah terdaftar. Penentuan Trayek calon pramudi dilaksanakan dengan cara pemilihan sendiri oleh calon pramudi melalui Polling atau pengisian angket.

    Baca Juga:  Generasi Muda Diharapkan Aktif Lestarikan Bahasa Bali di Tengah Pengaruh Budaya Global

    Kadis Perhubungan Kabupaten Gianyar I Made Arianta yang dikonfirmasi, Rabu (3/1), membenarkan pertemuan evaluasi dan perencanaan angkutan siswa gratis 2024 tersebut.

    Disebutkan, pihaknya telah melakukan optimalisasi trayek pada tahun 2024 yang awalnya 80 trayek menjadi 142 trayek, terdiri dari 139 trayek melayani siswa di sesi pagi hari dengan kebutuhan armada 297 unit, dan 77 Trayek melayani siswa di sore hari dengan kebutuhan armada 151 unit.

    Namun sampai acara ini terlaksana jumlah armada yang terdaftar sebanyak 253 unit dan telah terdistribusi di semua trayek yang dibutuhkan.

    Baca Juga:  Bangga Jadi Umat Hindu, Giri Prasta Bakal Kembangkan Wisata Spiritual

    “Perhitungan pendapatan pramudi yang sesuai dengan UMK Kabupaten Gianyar,” terangnya.

    Tambahnya, untuk Layanan tahun 2024, Armada akan dilengkapi dengan GPS sebagai pengawasan calon pramudi, GPS nantinya akan dipasang sesuai dengan jadwal yang dimulai tanggal 5 Januari 2024 di Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar.

    “Calon pramudi bersepakat untuk menghimpun diri membentuk paguyuban/organisasi sekaligus menetapkan kordinator utama dan koordinator di masing masing sekolah sebagai wadah untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi setiap calon pramudi,” pungkasnya. (ina/kb)

    Back to top button