GianyarNews Update

Cuaca Ekstrem Beringin Dipangkas

GIANYAR, Kilasbali.com – Cuaca ekstrem yakni hujan deras disertai angin kencang, wajib diantisipasi. Salah satunya dengan melakukan pemangkasan pohon beringin di halaman kantor Bupati Gianyar, Jumat (6/1).

Selain membahayakan, pohon tersebut juga mengancam bangunan dan fasilitas yang ada, sehingga dilakukan pemangkasan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Dinas PUPRnmendapat mandat dari pimpinan untuk merapikan atau pemangkasan terhadap pohon beringin yang ada di Kantor Bupati Gianyar.

Hal ini dimaksudkan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terkait dengan cuaca ekstrem.

“Sudah sering terjadi pohon-pohon besar yang tumbang menyebabkan kerugian masyarakat. Ada yang menimpa motor, menimpa mobil,” ujar Suamba.

Lebih lanjut, di kantor bupati sendiri banyak ada aktivitas terutama dari pegawai maupun masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan.

Baca Juga:  Perdana Pascacovid-19, Wisatawan Tiongkok Tiba di Bali

“Guna meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, maka Bapak Bupati, memerintahkan kami BPBD bersama Dinas PUPR untuk mengadakan merapikan atau pemangkasan terhadap pohon beringin yang ada,” kata Suamba.

Selain pemangkasan pohon di halaman kantor bupati, juga dilaksanakan pemangkasan pohon di areal Pasar Ubud, sebab disana ada kegiatan proyek pembangunan pasar.

“Kami lagi berproses untuk merapikan pohon beringin agar pembangunan Pasar Ubud bisa berjalan lancar,” lanjutnya.

Baca Juga:  Pemprov Bali Siapkan Mekanisme Gas LPG 3 Kg Murah

Disamping itu, banyak permohonan dari masyarakat yang mengajukan untuk melakukan pemangkasan khususnya pohon-pohon besar yang berada di pura maupun tempat-tempat umum.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan melihat terlalu lebatnya pohon beringin hingga menutupi pos jaga Satpol PP bahkan sampai menutup Kodim 1616/Gianyar.

Terlebih, beberapa hari ini cuaca khususnya di wilayah Bali diguyur hujan disertai dengan angin kencang yang dapat membahayakan bagi pegawai maupun masyarakat yang melakukan aktivitas di areal kantor bupati. Sehingga perlu dilaksanakan pemangkasan pohon tersebut.

Baca Juga:  Sinergitas dan Proaktif Stakholder, Wujudkan Pemilu yang Kondusif

Selain mencegah terjadinya pohon tumbang, pemangkasan pohon bertujuan untuk mempercantik bentuk pohon.

“Selain meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pemangkasan pohon juga dapat mempercantik bentuk pohon,” pungkas Bupati Mahayastra. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button