DenpasarEkonomi BisnisTokoh

Gubernur Bali Raih Penghargaan Jasa Bakti Koperasi dan UKM

    DENPASAR, Kilasbali.com – Gubernur Bali, Wayan Koster dianugerahi penghargaan Jasa Bakti Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki dalam peringatan Hari UMKM Nasional yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (12/8). Penghargaan tersebut, karena atas jasa dan darmabakti dalam memajukan perkoperasian dan UKM di Bali.

    Wayan Koster dinilai sebagai pemimpin daerah yang paling berpihak terhadap pengembangan produk lokal Bali guna terwujudnya prinsip Trisakti Bung Karno. Salah satunya Berdikari di bidang Ekonomi demi kemajuan perekonomian masyarakat Bali yang dilakukan dengan melaksanakan inovasi dan terobosan di dunia Koperasi dan UKM.

    Baca Juga:  Catat Bali Fashion Parade 2024 di TS Suites

    Hal itu meliputi mempercepat dalam mempermudah pendirian koperasi, serta melakukan pendampingan, pemberdayaan, perlindungan dan kemudahan bagi pelaku koperasi di Bali. Kemudian, memfasilitasi penguatan modal dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia Koperasi melalui pelatihan kepada pengurus dan pengawas.

    Berikutnya, mendorong perajin arak Bali, perajin tenun kain tradisional Bali, petani garam Bali, nelayan, petani untuk membuat Koperasi dengan memfasilitasi pendirian badan hukum Koperasi produsen untuk mengelola sumber daya lokal dari hulu ke hilir.

    Baca Juga:  Pemprov Bali Cegah Ini Dunia Maya

    Memberikan ruang pasar seluas – luasnya kepada koperasi untuk memasarkan produk lokal yang dihasilkan sesuai pelaksanaan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.

    Mengeluarkan kebijakan transformasi perekonomian Bali dengan konsep Ekonomi Kerthi Bali yang memiliki 6 Sektor Unggulan, salah satunya Sektor Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Koperasi. Memberi peluang kepada pelaku IKM hingga UKM untuk memasarkan produk kerajinannya di Pameran IKM Bali Bangkit yang digagas oleh Dekranasda Provinsi Bali.

    Memfasilitasi para pelaku UKM secara gratis untuk memasarkan produk lokalnya di Pesta Kesenian Bali. Tercatat, transaksi ke UKM selama berlangsungnya Pesta Kesenian Bali ke-45 tahun 2023, nilainya mencapai Rp 8 miliar lebih. (jus/kb)

    Baca Juga:  Alokasi Pupuk Subsidi ke Petani Tabanan Kembali Meningkat

     

    Back to top button