JembranaSeni BudayaTokoh

Pawai Seni Budaya HUT Kota Negara, Cok Ace Harap Generasi Muda Bangkitkan Warisan Budaya Lokal

    JEMBRANA, Kilasbali.com – Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Sukawati (Cok Ace) membuka Pawai Seni Budaya Serangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Negara Ke-128 dan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-78 Tahun 2023.

    Pelaksanaan Pawai Seni Budaya itu merupakan langkah yang sangat strategis dalam upaya pelestarian budaya Bali, karena Pawai Seni Budaya sebagai upaya menempatkan fungsi kebudayaan Bali yang dijiwai agama Hindu sebagai modal budaya masyarakat Hindu Bali dalam menghadapi berbagai peluang dan tantangan pada era globalisasi, serta membangun landasan yang kokoh bagi semua generasi khususnya di Jembrana untuk selalu mencintai seni dan budaya yang dimilikinya.

    Hal ini disampaikan Cok Ace dihadapan ribuan masyarakat Jembrana yang berada di seputaran lokasi pelaksanaan Pawai Seni Budaya, yang dilaksanakan sepanjang jalan Sudirman Jembrana, Sabtu (19/8).

    Cok Ace mengatakan, Pawai Seni Budaya merepresentasikan kekayaan Kabupaten Jembrana khususnya di bidang Kesenian harus mampu menjaga khasanah budaya untuk dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat bukan saja oleh masyarakat Jembrana, tetapi juga oleh seluruh masyarakat dunia, terlebih lagi pada saat ini kita semua sedang berupaya untuk memulihkan kembali kepariwisataan Bali yang selama dua tahun lebih terpuruk akibat pandemi Covid-19.

    Baca Juga:  Gas Elpiji 3 Kilogram di Tabanan Langka dan Harganya Naik

    “Peran serta seluruh masyarakat untuk menyukseskan kegiatan ini bukan hanya ditunjukkan melalui kehadirannya, tetapi juga peran serta secara langsung dalam berbagai kegiatan selama penyelenggaraan Pawai Seni Budaya ini,” imbuh Cok Ace.

    Penyelenggaraan Pawai Seni Budaya ini tentunya memiliki tujuan yang sangat mulia untuk memberikan ruang kepada para seniman dan masyarakat yang ada di Jembrana untuk mempertontonkan hasil karya budayanya yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jembrana pada khususnya.

    Penyelenggaraan Pawai Seni Budaya ini juga merupakan bentuk penghormatan kita kepada para lelangit Bali yang ada di Jembrana dalam merebut kemerdekaan serta para pahlawan di bidang seni dan budaya yang telah melahirkan berbagai karya seni monumental yang kita warisi hingga saat ini.

    Pelaksanaan Pawai Seni Budaya sangat sejalan dengan Visi Pemerintah Provinsi Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju BALI ERA BARU, yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kesejahteraan krama Bali sekala dan niskala. Visi ini menitik beratkan pada tata kehidupan krama Bali yang berintikan tiga unsur utama yang saling berhubungan bulat dan utuh, yakni Alam Bali, Krama Bali, dan Kebudayaan Bali.

    Baca Juga:  Bupati Tabanan Maksimalkan Potensi Agrowisata Petiga - Marga

    Pelaksanaan Pawai Seni Budaya dalam upaya menjaga dan melestarikan seni dan budaya masyarakat Jembrana pada khususnya, serta bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tentunya harus mendapat dukungan dari semua pihak.

    “Saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Bali mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan kegiatan ini yang bertujuan untuk mendukung tercapainya Visi Pembangunan Bali, serta berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dilaksanakan secara berkelanjutan,” tegas Cok Ace.

    Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan bahwa pelaksanaan Pawai Seni Budaya merupakan langkah yang sangat strategis dalam rangka membangun dan menjaga kesatuan NKRI melalui Bhineka Tunggal Ika, yang menunjukkan bahwa kita akan tetap bersatu di tengah perbedaan dengan rasa toleransi yang tinggi, sekaligus membuka ruang dialog bagi publik.

    Melalui pawai seni budaya ini, Kabupaten Jembrana menunjukkan eksistensinya baik sebagai pusat pemerintahan maupun perkembangan ekonomi, politik, sosial dan budaya.

    Baca Juga:  Saksi Ganjar-Mahfud di Tabanan Tolak Tanda Tangani Hasil Pleno Kecamatan

    Nampak hadir juga dalam Pawai Seni Budaya Kabupaten Jembrana ini Wakil Bupati Jembrana, para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Jembrana, Para Pimpinan OPD Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana dan Bupati Jember, H. Hendy Siswanto.

    Dalam pawai ini tampil sembilan belas (19) pawai dengan 2 ribu orang seniman stasioner, kesenian khas Jembrana seperti jegog, bumbung dan seni lainnya. Pembukaan Pawai Seni Budaya Kabupaten Jembrana ditandai dengan pemukulan kulkul secara serentak oleh Wakil Gubernur Bali, Bupati Jembrana, Wakil Bupati Jembrana, Ketua DPRD Kabupaten Jembrana dan Bupati Jember.

    Sebelum hadir membuka Pawai Seni Budaya Kabupaten Jembrana, Wagub Cok Ace didampingi Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan jajaran berkesempatan meninjau sentra tenun yang terletak tidak jauh dari lokasi parade Seni Budaya. (m/kb)

    Back to top button