GianyarNews Update

Dihantam NMax, Mobil Dirut PDAM Rusak Parah

    GIANYAR, Kilasbali.com – Terlibat Kecelakaan, Direktur Utama (Dirut) Perusda Tirta Sanjiwani Gianyar, Made Sastra Kencana yang mengemudi sendiri dipastikan selamat. Namun mobilnya mengalami rusak parah di bagian depan hingga mesin setelah dihantam motor.

    Sementara pemotor yang seorang pelajar menderita luka-luka dan sudah mendapat perawatan di RS Sanjiwani Gianyar.

    Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan yang terjadi di Jalan Ngurah Rai, tepatnya di simpang Pasar Rakyat Gianyar, terjadi sekitar Pukul 13.30 Wita, Rabu (4/10).

    Melibatkan sebuah mobil yang dikemudikan Dirut Perusda Tirta Sanjiwani Gianyar, Made Sastra Kencana dan sepeda motor NMax, yang dikendarai oleh Putu BL (15) seorang siswa SMAN 1 Gianyar, asal Kelurahan Abianbase, Gianyar.

    Baca Juga:  Wow!!! Transaksi Travex BBTF Ditarget Capai Rp 7,61 Triliun

    Tidak terdapat korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun Putu BL mengalami luka robek di paha kiri dan lecet di pelipis sebelah kanan. Korban pun telah mendapatkan perawatan di RSUD Sanjiwani Gianyar.

    Dari keterangan warga, pemotor yang datang dari arah timur, di Jalan Ngurah Rai. Saat bersamaan di simpang pasar, melaju Mobil yang dikemudikan Dirut PDAM dari arah Jalan Berata hendak masuk menuju Jalan Ngurah Rai ke arah timur.

    Hingga mobilnya sudha masuk ke Badan Jalan Ngurah Rai, Pemotor yang melaju cukup kencamg tidak bisa menghindar. Akibatnya tabrakan tak terhindarkan dan pemotor terpental.

    Baca Juga:  Sukses Prabowo-Gibran, Gerindra Serius Rebut Tiket Perubahan Gianyar

    Kkecelakaan ini akibat Putu BL ngebut dan tak memperhatikan kendaraan yang datang dari arah selatan. Sebab menurut sejumlah temannya, Putu BL selama ini memang suka kebut-kebutan.

    “Orangnya memang suka rengas, suka ngebut bawa motor,” ujar seorang temannya di TKP.

    Dirut Perusda Tirta Sanjiwani, Made Sastra Kencana mengatakan, mobilnya dihantam pemotor tersebut setelah bagian depan mobilnya sudah masuk di Jalan Ngurah Rai.

    “Saya kemudikan mobil dengan pelan-pelan keluar dari Jalan Barata.Tiba-tiba ditabrak,” ujar Sastra.

    Sastra mengatakan ia tak mengalami luka sedikitpun. Hanya kendaraannya saja yang rusak di bagian mesin, sehingga harus diderek untuk memindahkannya dari TKP. “Kendaraan harus diderek. Saya tidak ada kenapa-kenapa,” ujarnya.

    Baca Juga:  Manfaatkan Lahan Kritis, Desa Suwat Datangkan Kementerian Lingkungan Hidup

    Setelah memastikan telah mendapatkan jasa derek, Sastra bersama pejabat Perusda Tirta Sanjiwani pun mendatangi RSUD Sanjiwani, untuk memastikan kondisi pengendara motor.

    Ia pun bersyukur bahwa pengendara motor tak mengalami luka parah. Di sana, Sastra bertemu dengan orangtua si pengendara motor. Saat itu yang bersangkutan masih terbaring lemas di ranjang UGD. (m/kb)

    Back to top button