GianyarNews Update

Ini Penyebab Kelangkaan Si Melon

    GIANYAR, Kilasbali.com – Kelangkaan Gas Elpiji 3 kg atau si melon bukan lantaran terbatasnya serbatasnya stok di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE). Kenyataannya dalam beberapa hari terakhir, adanya peningkatan konsumsi terlebih dalam suasana hari raya.

    Menyikapi masih ada warga di beberapa wilayah yang kesulitan mendapatkan Si Melon, pihak agen pun proaktif mendukung iantansi terkaiat dalam menggelar operasi pasar.

    Bahkan pihak agen terus memenuhi asumsi kebutuhan setiap digelarnya operasi pasar. Terlebih lagi, pihak pertamina kini sudah menambah kuota distribusi ke masing-masing agen.

    Ibu Jero Murti selaku pemilik PT. Bali Duta Agung Blahbatuh, Selasa (8/8), mengatakan sebagai agen gas elpiji 3 Kg, pihaknya justru berperan aktif dalam upaya penanggulangan terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 Kg di wilayah Kabupaten Gianyar.

    Baca Juga:  Gruduk Kantoran, Tim DLH Temukan Sampah 'Satu Lobang Rame-rame'

    Bahkan bergerak dengan berkoordinasi dengan Pemkab Gianyar dalam hal ini Dinas perdagangan dalam melaksanakan operasi pasar.

    “Dalam gelaran operai pasar ini, gas elpji 3 Kg dengan harga Rp 18.000/ tabung,” ungkapnya.

    Untuk Gas elpiji 3 kg, pihaknya memperoleh dari SPPBE PT. Prapen Artha Dewata Tampaksiring dengan jumlah alokasi gas yang di peroleh pada bulan Agustus 2023 sebanyak 30.240 tabung dengan rata – rata alokasi per hari 1.120 – 1.680 tabung gas elpiji 3 Kg tersebut.

    Baca Juga:  Duet Perdana Gek Rani feat Aristya, 'Baliku' Lagu Nuansa Adat Budaya Bali

    Lebih lanjut disampaikan bahwa distribusi gas elpiji 3 Kg dari SPPBE ke Agen masih tetap normal dan lancar.

    “Masyarakat kami harap untuk tidak panik buying terhadap adanya isu kelangkaan gas elpiji di beberapa wilayah Bali. Karena kepanikan ini yang kerap memicu terjadinya kelangkaan gas di pasaran. Yang jelas pendistribusian gas masih tetap normal dan lancar,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar, Luh Gede Eka Suary mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi secara berkala dengan pihak Pertamina maupun pihak agent.

    Baca Juga:  Koalisi Penantang PDIP di Pilkada Tabanan Masih Tarik Ulur

    Adanya isu kelangkaan gas Elpiji 3 Kg dalam suasana hari raya bukan karen terbataskan stok di pertamina.

    Karena pihak Pertamina menegaskan bahwa selama ini stok elpiji 3 kg di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) dalam kondisi aman.

    Demikian juga pendistribusian gas ke Agen normal sesuai dengan alokasi yang dibutuhkan berjakan lancar.

    Terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 Kg menjelang Hari Raya galungan dan Kuningan disebabkan konsumsi gas mengalami peningkatan.

    Menyikapi itu, pihak Pertamina menambah distribusi elpiji ke masing – masing Agen. (m/kb)

    Back to top button