BadungHiburan

Aksan Sjuman, Indra Lesmana, dan Raul Renanda Semarakkan “Rock Anthology”

    NUSA DUA, Kilasbali.com – Musisi dan penulis buku “Antologi Musik Indonesia” Aksan Sjuman, musisi legendaris Indonesia Indra Lesmana, dan seniman terkenal Raul Renanda berkolaborasi menyemarakkan gelaran pertunjuksn musik bertemakan “Rock Anthology” di L’Atelier oleh Cyril Kongo, bar ikonik di The Apurva Kempinski Bali, Nusa Dua, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, akhir pekan lalu.

    Didampingi Director of Marketing The Apurva Kempinski Bali Danti Yuliandari, General Manager The Apurva Kempinski Bali Vincent Guironnet mengapresiasi gelaran pentas seni dan mengatakan acara tersebut merupakan bagian dari akselerasi untuk melanjutkan selebrasi “Antologi Musik Indonesia”.

    “Kali ini adalah “Antologi Musik Indonesia” volume III dan merupakan series keberlanjutan sesuai konsep untuk memperkenalkan tentang beragam musik Indonesia yang dibuat musisi ternama Indonesia,” katanya, Selasa (4/7/2023).

    Sebelumnya, pada Maret 2023 lalu, di tempat yang sama, The Apurva Kempinski Bali juga menghadirkan ketiga tokoh musik tersebut. Pekan lalu, mereka kembali melakukan diskusi santai yang mengungkap latar belakang sejarah dari evolusi musik rock di Indonesia dari tahun 1960an hingga 2000an, melalui setiap lagu yang ditampilkan.

    Baca Juga:  Hingga Mei 2024, Realisasi Retribusi Parkir Tabanan Sudah 50 Persen

    Turut menyemarakkan acara, Nancy Nanlohy dan Truedy tampil memukau puluhan tsmu undangan dan kalangan media saat melantunkan 10 lagu yang diiringi oleh Kevin Suwandhi (pianist), Gustu Brahmanta (drummer), dan Ucok (bassist). Di bawah payung Dewan Kesenian Jakarta, lewat “Antologi Musik Indonesia” mempertemukan Aksan Sjuman dengan Anto Hoed, Anusirwan, Otto Sidharta, Aisyah Sudiarso Pletscher, Anursiwan, dan Budi Utomo Prabowo.

    “Mereka mengklasifikasikan perkembangan musik di Indonesia dan merangkumnya menjadi sebuah buku kumpulan musik Indonesia yang bersejarah. Seri yang pertama berjudul “Antologi Musik Klasik Indonesia: Vokal dan Piano Seriosa”, yang disusun pada tahun 2013,” jelas Danti Yuliandari, didampingi rekan kerjanya Revina Chandra-dan Renata Tiar.

    Disusul, seri kedua berjudul “Antologi Musik Indonesia: Musik Jazz dan Musik Populer”, yang dibuat pada tahun 2017. “Kedua buku musik ini memberikan narasi dan perspektif yang cukup lengkap tentang musik Indonesia dan diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dari pengembangan musik di Indonesia,” kata Danti Yuliandari, sembari menambahkan, setiap Sabtu (pukul 16:00-18:00 WITA), musisi Truedy selalu membawakan beberapa lagu dari buku “Antologi Musik Indonesia” di lobi resor The Apurva Kempinski Bali.

    Baca Juga:  Gruduk Kantoran, Tim DLH Temukan Sampah 'Satu Lobang Rame-rame'

    Aksan Sjuman selama ini dikenal sebagai musisi, arranger, aktor, dan komposer film, juga sering berkolaborasi dengan sejumlah band dan musisi berpengaruh di Indonesia. Pendiri “Sjuman School for Music Education” yang mencetak banyak musisi muda handal di Indonesia, serta mewujudkan komitmentya untuk melestarikan dan mempromosikan sejarah musik Indonesia.

    Adapun, musisi, arranger, komposer, dan produser musik Indra Lesmana adalah tokoh yang sangat berpengaruh dalam musik jazz Indonesia dengan pengalaman lebih dari empat dekade. Ia merupakan ikon jazz Indonesia, sekaligus motivator musik dengan visinya yang mempengaruhi industri pop Indonesia.

    Pendiri Sanggar Music Indra Lesmana ini menghadirkan program “Mostly Jazz” di Sanur pada tahun 2010 bersama istrinya, Hon Lesmana. Partisipasinya dalam seri “Antologi Musik Indonesia” menyoroti perkembangan musik di Indonesia dan keberagaman preferensi pendengar musik di Tanah Air.

    Baca Juga:  Indonesia Berhasil Jadi Tuan Rumah WWF ke - 10

    Sedangkan, Raul Renanda adalah desainer multi talenta Indonesia yang menggeluti bidang arsitektur, interior, dan desain karya seni, termasuk perancang teater proscenium utama “Teater Jakarta” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Rollingstone Cafe dan proyek-proyek mewah lainya yang aktif sebagai penulis, fotografer, pelukis abstrak, dan komposer musik. (Kb/djo)

    Back to top button