Jembrana

Jembrana Masuk Zona Oranye Covid-19

    JEMBRANA, Kilasbali.com – Juru Bicara Gugas Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, berdasarkan data Gugas Pusat, Jembrana saat ini berada di zona oranye.

    Diakuinya resiko transmisi local di Jembrana memang mengkhawatirkan. Terbukti total kasus transmisi lokal di Jembrana sudah mencapai 16 kasus.

    Sedangkan penularan dari Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) hanya empat kasus dan sisanya 26 kasus dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Pelaku Perjalanan Luar Negari (PPLN).

    “Jembrana sekarang masuk resiko sedang atau zona oranye, Jembrana memang posisinya terjepit diantara daerah zona merah dan daerah zona hitam” ujarnya.

    Baca Juga:  DPRD Tabanan Tetapkan Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2023

    Hingga kini, kasus penularan covid-19 di Jembrana berasal dari tiga Cluster di wilayah Kota Denpasar.

    Selain cluster Banjar Munduk, ia menyebut penularan dari salah satu pasien positif asal Denpasar juga mengenai dua desa lain di Kecamatan Negara yakni Berangbang dan Banyubiru.

    Cluster Pasar Padangsambian menyebar di Desa Candikusuma dengan pasien positif seorang pedagang tahu dan seorang anaknya.

    Sedangkan seorang pedagang ikan asal Pengambengan tercatat dalam penularan cluster Pasar Kumbasari.

    “Kami berusaha semaksimal mungkin agar tidak ada lonjakan, salah satunya melalui treking kontak” pungkasnya.

    Sementara berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana, hingga Jumat (10/7/2020) total pasien terkait Covid-19 sudah mencapai 82 orang.

    Baca Juga:  ASN Se-Bali Diminta Jaga Netralitas Pemilu

    Dari 36 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSU Negara sebanyak empat orang, satu orang meninggal dunia dan 31 orang telah dinyatakan sembuh.

    Sedangkan kasus positif Covid-19, kembali mengalami penambahan hingga totalnya mencapai 46 kasus.

    Pasien teranyar yang dinyatakan positif Covid-19 adalah seorang remaja putri berinisial AW (19). Pasien asal Desa Banyubiru, Kecamatan Negara ini merupakan treking kasus transmisi local hasil treking kontak cluster Banjar Munduk, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara.

    Baca Juga:  Sanjaya Didukung Penuh Jadi Cabup Lagi, Bursa Posisi Wabup Diprediksi Ramai

    Pasien ke 46 ini merupakan teman dari pasien Covid-19 berinisial D asal Banjar Munduk. Sebelumnya D dan ayahnya berinisial S sudah dirawat sejak Rabu (1/7/2020) lalu.

    Dari cluster Banjar Munduk, Desa Kaliakah yang wilayahnya telah dikarantina sejak Jumat (3/7/2020) lalu, kini sudah tercatat tujuh kasus positif.

    Sedangkan pasien positif Covid-19 yang kini masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSU Negara sebanyak 12 orang termasuk dua lansia, seorang pasien anak serta dua remaja. (gus/kb)

    Back to top button

    Berita ini dilindungi