Tak Berizin, Lumba-lumba di Pantai Mertasari Dievakuasi

Denpasar
Foto : youtube lucinta luna

DENPASAR, Kilasbali.com – Dirjen KSDAE didampingi Bareskrim Polri, dan jajaran Polda Bali mengevakuasi lumba-lumba di Dolphin Lodge yang berada di Pantai Mertasari Denpasar milik PT Piayu Samudra Bali yang beberapa waktu lalu sempat viral ditunggangi Lucinta Luna.

“Karena memang ini kan rangkaiannya panjang, sudah beberapa kali kita peringatkan, sudah kita tutup masih operasi. Jadi sama Pak Dirjen disuruh evakuasi lumba-lumbanya. Cuma yang bersangkutan masih diberi kesempatan untuk mengurus izinnya. Dari Dirjen sudah memberikan peringatan pertama,” ucap Kasi Konservasi Wilayah I BKSDA Bali, Sumarsono, Selasa (27/4/2021).

Walaupun sudah mendapat peringatan pertama, Sumarsono menegaskan lumba-lumbanya tetap diambil karena izinnya tidak ada. Karena kalau tidak diambil bisa diam-diam show sendiri.

Baca Juga:  Tim Yustisi Rapid Test Antigen 11 Orang Pelanggar Prokes

PT Piayu Samudra sebenarnya punya izin sebagai lembaga konservasi, cuma lokasinya tidak disini tapi di Jembrana. Jadi mereka harus punya izin pertunjukan di luar lembaga konservasi induknya.

“Lembaga konservasi induk kan di Jembrana, kalau dia mau pertunjukan di luar harus ada izin tersendiri dari Bu Menteri atau Dirjen atas nama Bu Menteri. Seperti lembaga konservasi lain kan seperti itu. Kalau mau peragaan keluar harus ada izin, gak bisa sembarangan,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan, izin itu bisa keluar kalau lokasinya clean and clear. “Ini kan lokasinya belum clear. Secara formal belum ada izin lokasinya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dandim Jembrana Serahkan Bingkisan Pangdam Udayana

Dolphin Lodge menurut Sumarsono memiliki 7 ekor lumba-lumba dengan paket interaksi bersama lumba-lumba seperti memberi makan, berenang bersama lumba-lumba, tapi tidak untuk ditunggangi dan dinaiki.

Terkait mekanisme evakuasi, ia mengatakan tim mendatangi keramba dan mengambil lumba-lumbanya dengan teknis yang tetap memperhatikan kesejahteraan satwa.

“Selanjutnya dibawa ke lembaga konservasi yang sudah punya fasilitas dan ada izinnya di Taman Benoa Exotic dekat pelabuhan Benoa untuk sementara. Bila izinnya sudah keluar akan dikembalikan,” jelasnya.

Baca Juga:  Road to BBTF 2021, 64 Buyers Sudah Daftarkan Diri

Sumarsono juga mengatakan jika pihak pengelola keberatan, silakan ajukan keberatan ke pemerintah.(sgt/kb)