Karangasem

Proyek Penataan Kawasan Pura Agung Besakih Atasi Kemacetan

KARANGASEM, Kilasbali.com – Proyek Penataan Kawasan Pura Agung Besakih diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang muncul pada saat upacara. Salah satunya kemacetan.

Tak hanya itu, Penataan Kawasan Pura Agung Besakih juga untuk mengurai kemacetan pada masa puncak kedatangan wisatawan.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Proyek (Pimpro) Penataan Kawasan Pura Agung Besakih Fajar Titiono, Jumat (13/1).

Ia mencontohkan penataan gedung parkir yang ada di kawasan Besakih ini dibangun bertingkat ke bawah terdiri dari 4 lantai sesuai rencana, gedung parkir yang ada di dua area akan menampung 3.288 unit sepeda motor dan 5.738 mobil serta 187 unit bus ukuran sedang.

“Proses ini juga untuk melancarkan sirkulasi kendaraan dan kepadatan dan menambah kenyamanan pada pemedek untuk melaksanakan peribadatan,” jelasnya.

Fasilitas penunjang sendiri, disebutkan berupa kios-kios, fasilitas untuk ganti pakaian, dining area/wantilan, sekolah dasar, kantor desa, puskesmas, bangunan UMKM serta toilet yang totalnya 80 unit di Gedung Parkir plus 26 toilet di kawasan Kios.

Baca Juga:  Tenun Gringsing Kain Langka Kebanggaan Krama Bali

“Juga ditambah ruang audiovisual yang akan difungsikan untuk memutar historis kawasan Besakih dengan kursi 115 unit,” tambahnya.

“Sekarang semuanya sudah bisa difungsikan dengan baik, hanya beberapa yang masih dikerjakan, yakni Pergola, Taman Padma Bhuana dan beberapa titik relief di area Bencingah, yang dikerjakan oleh rekan seniman yang tentu membutuhkan ketelitian tersendiri, ” jelasnya.

Fajar mentargetkan pekerjaan yang belum, selesai akan tuntas akhir Januari atau paling lambat awal Februari 2023.

Baca Juga:  Tenun Gringsing Kain Langka Kebanggaan Krama Bali

“Kami harap pembangunan ini dapat bermanfaat bagi pemedek yang ingin bersembahyang dan masyarakat sekitar khususnya,” pungkas Fajar. (jus/kb)

 

Berita Terkait

Back to top button