DenpasarEkonomi BisnisPariwisata

Dukung Pembukaan Mongkey Forest, Cok Ace: Prokes Hidupkan Pariwisata

DENPASAR, Kilasbali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengapresiasi dan mendukung rencana pembukaan objek wisata Monkey Forest di Desa Padang Tegal, Ubud, 5 November mendatang.

Hal tersebut dikatakan Cok Ace saat menerima audensi Bendesa Adat Padangtegal, Ubud, di ruang kerjanya, Selasa (27/10/2020).

Cok Ace mengungkapkan bahwa selama masa pandemi, Ubud seakan padam karena sebagian besar objek wisata memilih tutup akibat Covid-19 ini.

Baca Juga:  Pemprov Bali Serahkan Piagam Penghargaan Kepada 60 Lembaga Pendukung KTT G20

Untuk itu, pihaknya meminta agar warga yang memiliki rumah dan juga tempat usaha di seputaran Ubud untuk membuka pintu. Sehingga nampak kehidupan yang seperti hari biasa sebelum pandemi.

“Tutupnya akomodasi di Ubud membuat wisatawan domestik yang ada di Bali memilih berpindah ke tempat yang lain, sehingga hal ini tentu akan mempengaruhi kondisi Ubud di masa mendatang khususnya pasca pandemi,” katanya.

Wagub Cok Ace saat menerima audensi Bendesa Adat Padangtegal, Ubud, di ruang kerjanya, Selasa (27/10/2020).

“Saya setuju akan dibukanya beberapa objek wisata yang ada di Ubud. Namun tetap dengan syarat mengutamakan dan menyiapkan protokol kesehatan, baik bagi pengunjung dan juga staf setempat, sehingga obyek wisata Monkey Forest tidak menjadi klaster baru bagi penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga:  Dr. Mr. Anak Agung Gde Agung, Pahlawan Diplomasi yang Sempat Menuai Pro Kontra

Bendesa Pakraman Padangtegal, Lingkungan Padangtegal, Kecamatan Ubud, Gianyar, I Made Gandra mengatakan, pihaknya memilih membuka Monkey Forest sebagai upaya memperbaiki tatanan kehidupan komunitas, khususnya sejumlah hewan yang juga harus mendapat perhatian.  (jus/kb)

Berita Terkait

Back to top button