SosialTabanan

Gerakan dan Gebyar Bangga G20

BKKBN Bali Promosikan KTT G20 

TABANAN, Kilasbali.com-BKKBN Bali menggelar gerakan dan gebyar bangga G20. Gerakan ini sebagai upaya untuk mempromosikan Indonesia sebagai tuan rumah KTT G20, yang bertempat di Nusa Dua Bali agar diketahui oleh masyarakat.

Gerakan dan Gebyar Bangga G20 yang diintregasikan Promosi dan KIE Percepatan Penurunan Stunting dari hulu, mengambil tema Keluarga Indonesia Bangga Menjadi Bagian G20, diikuti oleh anak-anak remaja dari beberapa sekolah SMA di Kabupaten Tabanan, yang dipusatakan di Taman Makam Pujaan Margarana, Jumat (11/11).

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali dr Ni Luh Gede Sukardiasih mengatakan, Indonesia dan Bali dipercaya sebagai tuan rumah KTT G20, yang bertempat di Nusa Dua Bali, yang akan berlangsung 12-17 Nopember.

Namun berdasarkan hasil survey baru 24 persen masyarakat yang mengetahui terkait Indonesia sebagai tuan rumah G20. Untuk mempromosikan G20 agar diketahui oleh masyarakat BKKBN dipercaya untuk mensosialisasikan, Indonesia sebagai tuan rumah KTT G20, karena dipandang memiliki hasil komunikasi yang besar dan luas baik serta pengalaman sukses dalam melakukan sosisalisasi perubahan prilaku khususnya untuk remaja.

“Untuk mensosialisasikan kita bangga sebagai tuan rumah kegiatan bergengsi KTT G20, kita disuruh untuk ikut mendemamkan kegiatan bergengsi ini kepada masyarakat, yang dipadukan dengan kegiatan sosialisasi stunting kepada remaja, dengan mengambil tema keluarga indoensia bangga menjadi bagian G20,” jelasnya.

Menurut Sukardiasih, stunting tak bisa dipandang sebelah mata, karena stunting ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia dan ancaman terhadap daya saing bangsa.

Baca Juga:  Sanjaya Apresiasi Kerjasama Pimpinan dan Dewan Mewujudkan Pembangunan Tabanan

Berdasarkan data WHO Indonesia merupakan negara kasus stunting tertinggi di Asia Tenggara, sekitar 24,4 persen. “Untuk menekan kasus stunting kita harus sosialisasikan dari hulu, yaitu dari remaja, karena para remaja ini kedepannya merupakan calon-calon orang tua yang akan mencetak generasi baru,” tambahnya.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Tabanan, saat mebuka gerakan dan gebyar bangga G20, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tabanan, dr I Nyoman Suratmika mengatakan, kegiatan bergengsi KTT G20 merupakan event yang luar biasa, yang harus kita dukung bersama, diharapkan akan memberikan dampak yang luar bisa untuk bisa bangkit dari dampak Covid-19.

Pemerintah dalam hal ini menetapkan penurunan angka stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024 dari kondisi 24,4 persen pada tahun 2021. Dan Kabupaten Tabanan menargetkan angka stunting turun menjadi 5,41 persen pasa tahun 2024 dari 9,2 persen pada tahun 2021.

Baca Juga:  Kemajuan Bangsa Jadi Tanggung Jawab Generasi Penerus

“Ini yang menjadi perhatian pemerintah kabupaten tabanan, dengan visinya nangun sat kerty loka bali melalui pola pembangunan semesta berencana yang unggul dan madani. Cara yang dilakukan adalah melakukan pendekatan pada remaja,” ujarnya.

Gerakan dan Gebyar G20 yang diintregrasikan Promosi dan KIE Percepatan Penurunan Stunting Dari Hulu dengan mengambil tema Keluarga indonesia Bangga Menjadi Bagian G20 dilakukan serentak di wilayah Indonesia. Untuk di Bali sendiri dipusatkan di Taman Makan Pujaan Margarana.

Baca Juga:  Kejari Tabanan Musnahkan BB Sabu 45,16 Gram

Pada kegiatan gerakan dan gebyar G20, juga diisi senam serentak bersama flas mob. Selain itu juga diisi pelayanan KB kepada masyarakat di bus pelayanan, berupa KB implant dan suntik. (m/kb)

Berita Terkait

Back to top button