News UpdateSosialTabanan

Tampung Sampah Selama WWF 2024, Tabanan Siapkan TPA Mandung-Eks Galian C Kelating

    TABANAN, Kilasbali.com – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Tabanan menyiapkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung dan lahan eks galian C di Desa Adat Kelating, Kecamatan Kerambitan, sebagai tempat penampungan sampah kiriman dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung selama berlangsungnya World Water Forum atau WWF 2024.

    Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengungkapkan, kebijakan itu berdasarkan arahan dari Pemerintah Pusat.

    Baca Juga:  RPJPD Jadi Rujukan Visi Misi Cabup-Cawabup di Pilkada 2024

    “Denpasar sebagai ibukota (Bali) ini kan ada persoalan sampah. Selama WWF, Denpasar, karena ada arahan dari pusat dimintakan nanti sampahnya dibuang sementara di Tabanan,” kata Sanjaya, Senin (6/5).

    Untuk itu, pihaknya menyiapkan dua tempat yakni TPA Mandung dan lahan eks galian C di Desa Adat Kelating, Kecamatan Kerambitan, untuk menjalankan arahan itu.

    Menurutnya, pemanfaatan lahan eks galian C tersebut juga disesuaikan dengan permintaan desa adat setempat melalui tokoh-tokohnya untuk kepentingan reklamasi.

    Baca Juga:  Sopir Diduga Mengantuk, Truk Tabrak Mobil-Palinggih

    “Cuma kami (Pemkab Tabanan) diminta membantu memperbaiki infrastrukturnya sehingga
    nanti menjadi baik dan bagus,” jelasnya.

    Sesuai kajian dari semua aspek oleh Dinas Lingkungan Hidup, sambung Sanjaya, pemanfaatan kedua tempat tersebut sudah mencukupi.

    Mencukupi yang ia maksudkan ialah baik dari sisi ketersediaan lahan maupun kapasitasnya. “Masih memungkinkan,” katanya.

    Oleh karena itu, lanjut Sanjaya, pihaknya mengeluarkan kebijakan setelah melalui kajian oleh tim teknis, pemanfaatan kedua lahan tersebut memungkinkan untuk dilakukan.

    “Kita namanya one island one management saling bantu kabupaten atau kota lainnya. In case Tabanan perlu bantuan ke Badung atau Denpasar juga saling membantu. Asal ada kajiannya,” tukasnya. (c/kb)

    Back to top button